Pemudik di Stasiun Gambir capai 20 ribu per hari, kereta tambahan disiapkan
Pemudik di Stasiun Gambir capai 20 ribu per hari, kereta tambahan disiapkan. Angka tertinggi pemudik di Stasiun Gambir tahun lalu mencapai 16.000 per harinya sementara tahun ini mencapai 20.000 penumpang.
Kepala Stasiun Besar Gambir, Jakarta Pusat, Rizki Afrida mengatakan, pemudik menggunakan kereta api dari Stasiun Gambir tahun ini mengalami lonjakan dibanding tahun sebelumnya. Menurut Rizki, angka tertinggi pemudik di Stasiun Gambir tahun lalu mencapai 16.000 per harinya sementara tahun ini mencapai 20.000 penumpang.
"Kalau dari tahun sebelumnya memang ada ya, sudah pasti tahun sebelumnya angka tertingginya di angka 16.000 untuk tahun ini kita 20.000," ujar Rizki, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/6).
Rizki mengatakan, lonjakan penumpang terjadi setelah tahun ini kereta tambahan disiapkan di Stasiun Gambir. "Kalau tahun kemarin kita cuma tambahan 9 KA, tahun ini tambahan KA 13," katanya.
Di lokasi yang sama, Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta Edy Kuswoyo mengatakan, dengan tambahan 13 kereta penunjang mudik lebaran, total ada 45 kereta api yang diberangkatkan untuk angkutan Lebaran.
"Keberangkatan kereta api reguler 32, dan tambahan lebaran dari stasiun gambir 13 jadi totalnya 45," ucap Edy.
Edy menyebutkan, jika digabung dengan keberangktan kereta api dari Stasiun Senen, maka total terdapat 79 kereta yang diberangkatkan tiap harinya untuk mengangkut para pemudik.
"Dari stasiun senen ada kereta api tambahan lebaran 8, kereta api regulernya 26, jadi total semua 79, dalam sehari ada 79 perjalanan kereta api," sebutnya.
Reporter: Yunizafira Putri
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Menhub cek pelayanan arus mudik di Bandara Halim Perdanakusuma
H-4, pemudik padati Bandara Halim Perdanakusuma
Empat hari beroperasi, SPBU berjalan milik Pertamina layani 10.343 kendaraan
H-4 Lebaran, kecelakaan mudik turun 35 persen
Pemudik motor mulai ramaikan jalur Kalimalang
PT KAI sebut sehari ada 500-800 tiket pembatalan keberangkatan
Tekan kecelakaan, Angkasa Pura II tes kesehatan sopir taksi Bandara Soekarno-Hatta