Empat hari beroperasi, SPBU berjalan milik Pertamina layani 10.343 kendaraan
Merdeka.com - Layanan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui penambahan sarana dan fasilitas penjualan Non SPBU telah dilakukan PT Pertamina sejak masa Satgas Ramadan dan Idul Fitri Jumat (8/6). Kehadiran layanan tersebut membantu masyarakat memperoleh bahan bakar dengan mudah.
Adapun beberapa layanan tersebut antara lain motor pembawa BBM kemasan dan mobile dispenser atau tangki BBM yang dilengkapi dengan dispenser sehingga bisa langsung melayani penjualan BBM. Mobile dispenser ini telah melayani 10.343 kendaraan di wilayah Jawa Tengah.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Adiatma Sardjito mengatakan jumlah tersebut akan terus bertambah, mengingat puncak arus mudik akan terjadi beberapa hari ke depan.
Selama masa Ramadan, Pertamina menyiagakan sarana dan fasilitas pendukung penjualan BBM dengan mendirikan 63 KiosK Pertamax, menyiapkan 200 Motor pembawa BBM kemasan, serta 19 unit Mobile Dispencer. Sarana dan fasilitas tersebut paling banyak disebar di Pulau Jawa.
"Selama satgas mudik dari tanggal 8 hingga 9 Juni, penjualan layanan BBM baik di KiosK Pertamax, Motor Kemasan dan Mobile Dispencer di Sumatera dan Jawa sekitar 105 ribu liter, yang didominasi oleh pembelian Pertamax sebanyak 93 persen," jelas Adiatma melalui siaran pers, Jakarta, Senin (11/6).
Harga BBM di KiosK Pertamax, Motor Kemasan dan Mobile Dispencer sama dengan harga BBM di SPBU. Untuk Pertamax di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur Harga Pertamax Rp 8900 per liter, Pertamina Dex di Jawa Barat Rp 10.100 per liter, sedangkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur Rp 10.150 per liter.
"Penjualan BBM di KiosK Pertamax sifatnya sebagai pengisian sementara dan darurat untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya ke SPBU, karena itu pembeliannya diatur antara 10 sampai 20 liter per kendaraan, untuk meminimalisir antrian," tambah Adiatma.
Pertamina mengapresiasi masyarakat yang semakin sadar menggunakan BBM sesuai dengan mesin kendaraan. Karena sebagian besar kendaraan keluaran terbaru mensyaratkan minimal BBM RON 92 untuk kendaraannya.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh pemudik untuk mengisi BBM full tank di SPBU wilayah keberangkatan, kemudian segera mengisi jika kondisi tangki sudah terpakai setengah," tandasnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya