LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemprov Jabar Targetkan Tol Jatiasih-Sadang Beroperasi 2020

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa mengatakan, hal yang bersifat untuk pembebasan lahan, seperti persetujuan penetapan lokasi oleh Gubernur sudah diterbitkan. Semuanya tinggal menyelesaikan sesuatu yang bersifat teknis. Di antaranya, memproses perizinan penggunaan lahan dari Perhutani.

2019-03-23 03:32:00
Pemprov Jabar
Advertisement

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan Tol Jatiasih-Sadang bisa beroperasi pada tahun 2020. Saat ini, proyek yang menelan biaya Rp 14 triliun ini masih dalam proses pembebasan lahan.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Iwa Karniwa mengatakan, hal yang bersifat untuk pembebasan lahan, seperti persetujuan penetapan lokasi oleh Gubernur sudah diterbitkan. Semuanya tinggal menyelesaikan sesuatu yang bersifat teknis. Di antaranya, memproses perizinan penggunaan lahan dari Perhutani.

Sementara itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) juga nantinya akan berperan dalam memberikan perizinan penggunaan lahan secara daring lewat proses Online Single Submission.

Advertisement

"Kabid DPMPTSP akan meminta Dinas Kehutanan untuk melakukan verifikasi di lapangan dan hasilnya adalah semacam rekomendasi teknis untuk bahan Pak Gubernur mengambil keputusan dan memberi rekomendasi ke Kementerian LHK," katanya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (22/3).

Rencananya, tol ini dibangun sepanjang 64 kilometer untuk memperlancar peredaran arus barang dan orang. "Target operasi direncanakan 2020," jelasnya.

Iwa menjelaskan tol yang masuk Proyek Strategis Nasional tersebut diperkirakan bakal menelan hingga Rp 14,6 triliun. Dari jumlah itu, biaya konstruksi mencapai Rp 8,8 triliun, dan biaya tanah sekitar Rp 10 triliun.

Advertisement

Disinggung mengenai skema pembiayaan, proyek ini dilaksanakan dengan menggunakan skema bussiness to bussiness (B2B). Sehingga, tanggung jawab pendanaan berada di tangan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang menangani proyek tersebut.

"Artinya BUJT yang menangani semuanya, baik itu menggunakan dana internal perusahaan atau menggunakan dukungan pinjaman dari perbankan," tutupnya.

Baca juga:
Mendagri Perintahkan Ridwan Kamil Tunda Pelantikan Tiga Kepala Daerah
Pemerintah Jabar Sahkan Tiga Peraturan Daerah Baru
Pemprov Jabar Akan Bangun 20 Jembatan Penghubung Desa
Datangi 3 Negara Timur Tengah, Emil Diminta Aljazair Desain Alun-Alun Soekarno
Ridwan Kamil Minta Polemik Pojok Dilan Tak Diperpanjang
Moratorium Belum Dicabut, Pemprov Jabar Siapkan Pemekaran Daerah

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.