LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemkot Solo Tampung Tenaga Medis Terusir dari Indekos

Dia menilai, Ndalem Priyosuhartan yang merupakan bekas rumah pribadi mantan Kakorlantas Polri Djoko Susilo lebih mempunyai fasilitas yang memadai. Namun dia belum mengetahui berapa jumlah nakes yang akan menempati rumah mewah tersebut. Menurutnya para nakes tersebut yang mengajukan permohonan ke Dinas Kesehatan Kota So

2020-04-27 21:31:00
Corona di Indonesia
Advertisement

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menampung para tenaga medis yang terusir dari indekos akibat adanya penolakan dari pemilik maupun masyarakat. Mereka akan ditampung di Ndalem Priyosuhartan, Sondakan Laweyan. Rumah yang sebelumnya disiapkan untuk karantina tersebut cukup representatif untuk para tenaga medis rumah sakit.

"Priyosuhartan akan difokuskan untuk teman-teman nakes (tenaga kesehatan/medis) yang terdampak. Ada beberapa nakes yang terdampak. Salah satunya karena dia itu diusir oleh ibu kosnya. Karena khawatir karena nakes itu sering merawat pasien Covid-19. Jadi nggak boleh lagi masuk ke tempat kos," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani, Senin (27/4).

Dia menilai, Ndalem Priyosuhartan yang merupakan bekas rumah pribadi mantan Kakorlantas Polri Djoko Susilo lebih mempunyai fasilitas yang memadai. Namun dia belum mengetahui berapa jumlah nakes yang akan menempati rumah mewah tersebut. Menurutnya para nakes tersebut yang mengajukan permohonan ke Dinas Kesehatan Kota Solo.

Advertisement

"Ada beberapa yang mengajukan permintaan. Sehingga difasilitasi) Ndalem Priyosuhartan) itu. Ini baru dibicarakan dengan sejumlah rumah sakit swasta yang ada di Surakarta," terangnya.

Ahyani menambahkan, nantinya penghuni rumah tersebut hanya para tenaga kesehatan dari rumah sakit swasta maupun RSUD di Kota Solo. Sementara untuk tenaga kesehatan dari puskesmas, belum ada yang mengajukan permohonan.

Menurutnya, saat ini banyak cerita-cerita terkait tenaga kesehatan dari rumah sakit. Selain ditolak oleh pemilik indekos ada juga yang tidak diterima saat akan naik bus.

Advertisement

"Tapi yang masalah turkey ini. Anak-anak yang indekos, tenaga kesehatan yang kos, kemudian dari tempat kosnya diusir. Ini juga banyak cerita cerita, tenaga perawat dari rumah sakit itu, kalau nyegat bus sudah tidak dilayani, itu juga ada," terangnya.

Sementara itu hingga Senin siang jumlah pasien positif Corona di Kota Solo mencapai 18 orang. 4 orang dinyatakan sembuh, 2 meninggal dunia dan sisanya masih menjalani perawatan. Jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP sebanyak 106 orang, 66 diantaranya sembuh dan 17 lainnya meninggal dunia.

Baca juga:
10 dari 29 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya Dinyatakan Sembuh
Mensos: Distribusi Bansos Corona Tahap I untuk Warga DKI Rampung 5 Mei
Pasien Positif Covid-19 di Sumsel 130 Orang, Kasus Bayi Sulit Terdeteksi
Semakin Ketat PSBB Makin Besar Biaya Ekonomi Ditanggung
Bertambah lagi, Total Pasien Corona yang Sembuh di Yogyakarta Jadi 37
Gugus Tugas: Lebih dari 300.000 Masyarakat Indonesia Manfaatkan Telemedicine

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.