LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemkot Solo keluhkan masih butuh seribu tenaga kebersihan

Pemkot Solo keluhkan masih butuh seribu tenaga kebersihan. "Kami akan sangat kesulitan merawat taman kalau tidak ada tenaga tambahan. Meski begitu kami tetap berupaya mengoptimalkan tenaga yang ada," ujar Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Solo Hasta Gunawan.

2016-11-17 00:33:00
Petugas PPSU
Advertisement

Pemerintah Kota Solo menyebut masih kekurangan seribu lebih tenaga kebersihan. Akibat kurangnya personel tersebut pemeliharaan kebersihan Kota Bengawan tak bisa maksimal. Menurut data yang dimiliki Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Solo, tercatat saat ini hanya ada 778 personel tenaga kebersihan. Padahal, idealnya sebuah kota memiliki sekiktar 2.000 tenaga kebersihan.

Untuk itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Solo Hasta Gunawan berencana merekrut tenaga outsourcing baru guna menunjang pemeliharaan kebersihan tempat publik di Kota Solo tahun 2017.

"Kami masih kekurangan tenaga untuk pemeliharaan kebersihan, di antaranya pemakaman, sampah dan taman. Akibatnya beban kerja pegawai bertambah," ujar Hasta, Rabu (16/11).

"Selain mengganti tenaga yang pensiun, mereka akan ditempatkan sebagai tenaga kebersihan dan mengelola taman," jelasnya.

Menurut Hasta, dari 778 personel kebersihan yang ada, 401 pegawai negeri sipil (PNS), 249 outsourching, 123 tenaga harian lepas (THL), 5 tenaga kerja non PNS yang memiliki keahlian khusus seperti operator dan lain-lain.

"Hasil analisis kami, idealnya jumlah pegawai DKP itu ada 2.000 orang. Jadi kami masih kurang seribuan lebih tenaga kebersihan," jelasnya.

Saat ini, jelas Hasta, dibutuhkan tenaga ekstra untuk melakukan perawatan taman-taman kota. Jumlah taman yang kini dikelola DKP sebanyak 158 lokasi, termasuk taman di median jalan dan penggal-penggal jalan. DKP juga bertanggung jawab atas kebersihan jalan, perawatan makam, pengangkutan sampah ataupun pemeliharaan taman.

"Kami akan sangat kesulitan merawat taman kalau tidak ada tenaga tambahan. Meski begitu kami tetap berupaya mengoptimalkan tenaga yang ada," tuturnya.

Baca juga:
Tingkatkan wisata, Benteng Vastenburg di Solo akan direstorasi
KA uap kuno pesanan Jokowi tiba di Solo Balapan
Kisah mistis kereta uap kuno yang diboyong ke Solo
Gangguan operasi hulu migas capai 893 kasus hingga Oktober 2016
Rencana Pemkot Solo bangun RSUD setiap kecamatan terganjal anggaran
Adi Soemarmo raih predikat pelabuhan-bandara sehat tingkat nasional

Advertisement
(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.