Pemkot Solo Ingin Gandeng Pihak Ketiga Kelola Stadion Manahan
Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo ikut bangga dengan hasil renovasi stadion dengan anggaran Kementerian PUPR sebesar Rp 301 miliar tersebut. Ia berharap stadion yang dibangun di era Presiden Soeharto itu bisa meningkatkan prestasi olahraga masyarakat Kota Solo.
Stadion Manahan Solo yang proses renovasinya hampir rampung, ikut dipromosikan Presiden Joko Widodo alias Jokowi di akun Instagram pribadinya. Mantan Wali Kota Solo itu memasang foto udara bagian atas stadion kandang klub sepak bola Persis tersebut. Kemudian Jokowi menuliskan kalimat sebagai berikut:
"Perkenalkan, ikon baru Kota Solo: Stadion Manahan yang megah dan modern yang rampung bulan September 2019 ini.
Tribun stadion berkapasitas 20.000 penonton kursi tunggal ini dihiasi motif batik Kawung. Lapangannya ditanami rumput jenis Zoysia Japonica, sama dengan Stadion Gelora Boeng Karno Jakarta. Tribunnya juga beratap agar penonton aman dari hujan dan panas.
Stadion Manahan diterangi cahaya lampu hingga 1.500 lux, dilengkapi papan skor elektronik besar, dan di ruang ganti pemainnya ada kolam berendam air panas untuk setiap tim.
Dengan begitu, Stadion Manahan layak menjadi venue event olahraga berskala nasional dan internasional."
Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo ikut bangga dengan hasil renovasi stadion dengan anggaran Kementerian PUPR sebesar Rp301 miliar tersebut. Ia berharap stadion yang dibangun di era Presiden Soeharto itu bisa meningkatkan prestasi olahraga masyarakat Kota Solo.
Terkait pengelolaan, Pemkot Solo berencana mengalihkan ke badan layanan usaha daerah (BLUD) baru, mulai tahun depan.
"Untuk pengelolaan nanti kita bentuk badan layanan umum daerah (BLUD). Jadi pengelolaan stadion bisa dikerjasamakan dengan pihak ketiga," ujar Rudyatmo, Rabu (4/9).
Ia menilai pengelolaan stadion oleh BLUD tersebut akan menguntungkan Pemkot. Kerja sama dengan pihak ketiga diyakini bisa menopang anggaran pemeliharaan stadion, yang meningkat usai direnovasi pemerintah pusat. Sehingga tidak ada anggaran pemeliharaan dari APBD.
"Kalau mau, dilelang saja pekerjaan pemeliharaannya. Pasti banyak yang mau," katanya.
Menurut Rudy, sapaan akrab Wali Kota, pembentukan BLUD di bawah Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) itu mirip dengan pengelolaan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pihaknya menargetkan BULD akan beroperasi mulai Januari 2020. Selama dua bulan ke depan, pihaknya akan melakukan kajian persiapan pembentukan lembaga tersebut.
"Seluruh perbaikan stadion ditargetkan selesai pekan ini. Kita belum bisa memastikan kapan Stadion Manahan diresmikan dan dibuka untuk umum," imbuh Kabid Sarana dan Prasarana Dispora Kota Solo, Heni Handayani.
Baca juga:
Hampir Rampung, Stadion Manahan Siap Diresmikan saat Hari Olahraga Nasional
Menengok Kemegahan Stadion Manahan Solo Usai Direnovasi
Dibiayai Rp 301 Miliar dari APBN, Stadion Manahan Bakal Jadi Miniatur GBK
Tolak dibubarkan, pedagang sunday market Stadion Manahan geruduk balai kota Solo
Jadikan Manahan SUGBK mini, Kemen PUPR siapkan anggaran Rp 301 M
Habiskan dana Rp 301 miliar, stadion Manahan Solo bakal disulap jadi mini GBK