Pemkot Kediri Gencarkan Semangat Juara Atlet di Kejuaraan Taekwondo Kediri Jatim Open 2025
Pemerintah Kota Kediri menggencarkan semangat juara bagi atlet taekwondo dalam Kejuaraan Taekwondo Kediri Jatim Open 2025. Ajang ini diharapkan melahirkan bibit berprestasi.
Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, secara aktif mendorong semangat kompetitif para atlet taekwondo yang berlaga dalam Kejuaraan Grade B Jatim Open 2025. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan di GOR Jayabaya Kota Kediri mulai tanggal 21 hingga 23 November, menarik perhatian banyak peserta dari berbagai daerah.
Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddin Thoha menyatakan bahwa acara ini bukan sekadar ajang unjuk kebolehan semata. Lebih dari itu, kejuaraan ini menjadi wadah penting untuk melahirkan bibit-bibit atlet taekwondo berprestasi di masa mendatang.
Inisiatif ini juga sejalan dengan komitmen Pemkot Kediri untuk meningkatkan atmosfer olahraga lokal dan menghidupkan sektor sport tourism. Hal ini merupakan bagian integral dari program Kediri City Tourism, khususnya dalam bidang olahraga yang terus dikembangkan.
Pembinaan Atlet dan Sport Tourism Kota Kediri
Wakil Wali Kota Kediri K.H. Qowimuddin Thoha menekankan pentingnya kejuaraan ini sebagai pendorong lahirnya atlet taekwondo berprestasi. Ia juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan atmosfer olahraga di Kota Kediri, sekaligus menghidupkan sport tourism.
“Ini sekaligus meningkatkan atmosfer olahraga di Kota Kediri, serta menghidupkan sport tourism. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemkot Kediri untuk mewujudkan program Kediri City Tourism, khususnya di bidang olahraga,” ujarnya saat pembukaan.
Kejuaraan kali ini dinilai memiliki level yang lebih tinggi dibandingkan kompetisi serupa yang digelar sebelumnya pada Juli 2025. Dengan kehadiran wasit nasional, diharapkan pertandingan berlangsung profesional dan mampu menghasilkan juara berkualitas.
Pemkot Kediri berharap Kota Kediri semakin sering menjadi tuan rumah event olahraga berskala provinsi maupun nasional. Para atlet juga diimbau untuk bertanding dengan semangat dan menjunjung sportivitas, serta menikmati kuliner dan wisata lokal.
Antusiasme Peserta dan Peran Pembinaan Berjenjang
Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Jawa Timur, Mayor Jenderal TNI (Purn) Yusman Madayun, mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyoroti peran penting kejuaraan dalam penjaringan atlet berprestasi, khususnya dari Jawa Timur.
“Pembinaan bagus, sejak awal saya benahi semua sehingga ada target sehingga menjelang kegiatan nasional bisa maksimal,” kata Yusman Madayun. Ia juga menekankan pentingnya pembinaan sejak dini, terutama bagi pelajar, untuk mencetak atlet nasional.
Animo peserta dalam Kejuaraan Taekwondo Kediri ini sangat luar biasa, diikuti oleh banyak atlet dari berbagai daerah. Hal ini menunjukkan potensi besar dalam pengembangan olahraga taekwondo di Indonesia.
Ketua Panitia, Joko Arianto, menjelaskan bahwa kejuaraan ini diikuti 1.282 atlet dari 63 klub di seluruh Indonesia. Mereka terbagi menjadi 344 atlet kelas prestasi dan 938 atlet kelas festival, dengan kategori Pra-Cadet hingga senior.
Jatim Open Grade B 2025: Standar Nasional dan Pengenalan Kota Kediri
Jatim Open Grade B 2025 merupakan ajang perdana di Jawa Timur yang seluruh pertandingannya dipimpin oleh wasit level nasional. Ini menjamin kualitas dan profesionalisme kompetisi yang tinggi.
Kegiatan yang berlangsung dari Jumat hingga Minggu (21-23/11) ini tidak hanya menjadi ajang uji kemampuan atlet. Namun, juga berfungsi sebagai sarana efektif untuk mengenalkan Kota Kediri kepada peserta dan pendamping.
“Ini pertandingan pertama di Jawa Timur yang seluruh wasit juga dari nasional. Kegiatan ini sekaligus mengenalkan Kota Kediri,” terang Joko Arianto. Kehadiran ribuan atlet beserta pelatih dan keluarga turut mempromosikan potensi wisata dan kuliner Kediri.
Acara pembukaan juga dimeriahkan dengan atraksi seni beladiri Taekwondo N-Lions dari Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman, Bogor. Beberapa tokoh penting turut hadir, termasuk Charles Christoforus dari PB Taekwondo Indonesia dan Pj. Sekretaris Daerah Kota Kediri Ferry Djatmiko.
Sumber: AntaraNews