Pemkot Ambon Luncurkan Gerakan Ambon Bersih dan Hijau, Targetkan Lingkungan Berkelanjutan dan Promosi Wisata
Pemerintah Kota Ambon resmi meluncurkan Gerakan Ambon Bersih dan Hijau, sebuah inisiatif besar untuk membangun budaya hidup bersih, menjaga lingkungan, dan memajukan pariwisata lokal.
Pemerintah Kota Ambon, Maluku, secara resmi meluncurkan “Gerakan Tambahan” atau Gerakan Kota Ambon Bersih, Asri, Hijau, dan Nyaman pada Sabtu, 16 Mei 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun budaya hidup bersih serta menjaga kualitas lingkungan di seluruh wilayah Kota Ambon. Peluncuran ini bertepatan dengan pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-451 Kota Ambon dalam rangkaian Pattimura Festi 2026 di Jalan Pattimura, Ambon.
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program “Gerakan Indonesia ASRI” yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh warga dalam mewujudkan Ambon yang bersih dan sehat. Target utamanya bukan hanya Piala Adipura, melainkan menciptakan lingkungan yang berkualitas bagi generasi mendatang.
Acara peluncuran berlangsung di Jalan Pattimura, Ambon, sebagai bagian dari rangkaian Pattimura Festi 2026. Gerakan ini juga mengusung tema “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju” sebagai landasan pelaksanaan berbagai kegiatan lingkungan dan sosial kemasyarakatan. Tema tersebut menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan berbagai inisiatif lingkungan dan sosial kemasyarakatan.
Membangun Budaya Bersih dan Semangat Pattimura Modern
Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menekankan bahwa Ambon Bersih harus menjadi budaya hidup seluruh warga, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ia menegaskan, jika Ambon bersih, warga turut berkontribusi bagi Maluku yang sehat dan Indonesia yang maju. Target utama gerakan ini adalah menciptakan lingkungan yang berkualitas bagi generasi mendatang, melampaui sekadar perolehan Piala Adipura.
Di sisi lain, Wali Kota juga mengajak masyarakat memaknai semangat perjuangan Kapitan Pattimura sebagai inspirasi dalam menghadapi tantangan sosial modern. “Pattimura-Pattimura tua boleh dihancurkan, tapi Pattimura muda akan bangkit. Kitalah Pattimura muda hari ini,” ujarnya. Ia mengajak warga untuk mewujudkan semangat perjuangan itu dalam melawan kemiskinan, kebodohan, pengangguran, serta masalah sosial lainnya.
Gerakan ini juga selaras dengan tema HUT ke-451 Kota Ambon, yakni “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”. Tema tersebut menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan berbagai inisiatif lingkungan dan sosial kemasyarakatan. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Ambon dalam menciptakan kota yang lebih baik secara holistik.
Rangkaian Kegiatan dan Dampak Ekonomi Gerakan Ambon Bersih dan Hijau
Ketua Panitia HUT Kota Ambon, Christian Tukloy, yang juga menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, menjelaskan beragam agenda telah disiapkan. Agenda ini dirancang untuk mendukung Gerakan Ambon Bersih dan Hijau sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat lokal. Panitia telah menyediakan 500 unit booth bazar bagi UMKM selama rangkaian kegiatan berlangsung, memberikan peluang bagi pelaku usaha kecil.
Berbagai kegiatan lingkungan akan dilaksanakan, meliputi pembersihan pantai dan sungai, serta lomba kebersihan tingkat desa dan kelurahan. Selain itu, ada penanaman 10.000 anakan gadihu dan 5.000 tanaman produktif untuk penghijauan kota. Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan Karnaval Budaya, Ambon Night Festival, lomba musik tradisional, paduan suara, vokal grup, dan Ambonia Color Fun Walk, hingga doa bersama untuk Kota Ambon.
Christian Tukloy menambahkan, rangkaian kegiatan ini juga akan terhubung dengan promosi pariwisata internasional melalui ajang Sail East Indonesia. Sebanyak 21 kapal layar dari tujuh negara telah mengonfirmasi kehadiran mereka di Ambon pada 28-31 Juli mendatang. Ini menjadi peluang besar untuk mempromosikan Ambon sebagai Kota Musik Dunia serta daya tarik wisata berbasis ajang.
Wali Kota berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-451 Kota Ambon dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Meskipun harus beroperasi di tengah efisiensi anggaran, semangat kolaborasi diharapkan mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan warga Ambon.
Sumber: AntaraNews