Pemerintah Sudah Periksa 72 Ribu Lebih Spesimen dari 56.974 Orang Terkait Covid-19
Pemerintah terus melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki gejala virus corona (Covid-19).
Pemerintah terus melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang memiliki gejala virus corona (Covid-19). Hingga kini, 72 ribu lebih spesimen yang diambil dari 56.974 orang terkait virus corona.
"72.000 Lebih spesimen diperiksa menggunakan Real Time PCR dari 56.974 orang yang diduga mengidap penyakit itu," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto dalam video conference yang disiarkan di Yotube BNPB, Minggu (26/4).
Menurut dia, 72 ribu spesimen itu diperiksa di 46 laboratorium. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 8.882 spesimen dinyatakan positif virus corona.
"Dari pemeriksaan itu, jumlah kasus terkonfirmasi positif adalah 8.882 pasien yang sembuh 1.107 sementara yang meninggal 743," jelasnya.
Yurianto mengatakan saat ini juga masih ada Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang berjumlah 209.040. Sementara, jumlah orang berkategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona totalnya 19.648.
"34 provinsi sudah terdampak dan 282 kabupaten/kota sudah terdampak sebaran," ucap dia.
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan angka penyebaran tertinggi. Total ada 3.798 kasus virus corona di DKI.
Jumlah pasien sembuh di DKI Jakarta sebanyak 335 orang. Jumlah pasien corona di DKI yang meninggal akibat penyakit ini mencapai 353 orang.
Reporter: Lizsa Egeham (Liputan6.com)
Baca juga:
Menghidupkan Ramadan di Tengah Pandemi dengan Tadarus Online
Pengusaha Bus Resah Tak Ada Kepastian Kapan Boleh Beroperasi Lagi
Seorang Polisi di Batam Dinyatakan Positif Corona
Doni Monardo: Hari Kesiapsiagaan Bencana Fokus Putus Penyebaran Virus Corona
Pemerintah: Jangan Mudik, Tak Ada Yang Jamin Aman dari Tertular Covid-19
Data 26 April Kasus Covid-19 di DKI: Ada 3.798 Kasus, 335 Pasien Sembuh