LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemerintah Lobi India Longgarkan Izin Ekspor Obat ke Indonesia

Menurut Retno, program vaksinasi global yang berlangsung saat ini memberikan secercah harapan untuk keluar dari pandemi, tetapi harapan itu belum merata di seluruh dunia akibat tingginya kesenjangan vaksin antara negara maju dengan negara berkembang.

2021-06-29 13:31:06
vaksin covid-19
Advertisement

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melobi India untuk melonggarkan izin ekspor obat-obatan terapeutik ke Indonesia, mengingat lonjakan kasus Covid-19. Permintaan tersebut disampaikan Retno kepada Menlu India Subrahmanyam Jaishankar di sela-sela pertemuan menlu G20 di Italia pada Senin (28/6).

“Dengan Menlu India, saya menyampaikan harapan agar izin ekspor beberapa obat-obatan terapeutik dari India ke Indonesia, yang saat ini diperlukan Indonesia, agar dapat diberi kelonggaran,” kata Retno melalui keterangan tertulisnya, Selasa (29/6).

Saat ini, karena memburuknya situasi Covid-19 di India, mereka memberlakukan pembatasan sementara ekspor vaksin dan obat-obatan ke luar negeri.
Pada saat yang sama, Indonesia membutuhkan obat-obatan tersebut untuk menangani lonjakan kasus Covid-19 di dalam negeri, yang mencapai rekor 21 ribu kasus baru dalam sehari.

“Permintaan Indonesia dipertimbangkan secara positif oleh India dan Indonesia telah menyampaikan rincian obat-obatan yang diperlukan saat ini,” jelas Retno.

Advertisement

Selain dengan India, Menlu RI juga melakukan komunikasi dengan pemerintah Jepang dengan fokus pada isu berbagi dosis vaksin. Sebagai hasil dari komunikasi intensif tersebut, Jepang akan menyumbangkan sekitar 2 juta dosis vaksin Covid-19 jadi untuk Indonesia yang direncanakan tiba pada Juli 2021 mendatang. Dalam pertemuan dengan Menlu Jepang, Toshimitsu Motegi, Retno juga menjajaki kerja sama pengadaan obat-obatan teurapeutik.

“Menlu Jepang akan segera melihat kemungkinan kerjasama penyediaan obat-obatan terapeutik yang diperlukan Indonesia saat ini,” ungkapnya seperti dilansir dari Antara.

Dalam pertemuan bilateral dengan sejumlah menlu di antaranya India, Jepang, Brunei Darussalam, Singapura, serta Spanyol, Menlu RI kembali menegaskan pentingnya penguatan diplomasi di bidang kesehatan untuk melawan pandemi Covid-19.

Advertisement

Menurut Retno, program vaksinasi global yang berlangsung saat ini memberikan secercah harapan untuk keluar dari pandemi, tetapi harapan itu belum merata di seluruh dunia akibat tingginya kesenjangan vaksin antara negara maju dengan negara berkembang.

“Munculnya varian (virus) baru, lebih mendorong dunia untuk mempercepat vaksinasi secara equal (merata—red). Dalam kaitan ini, Indonesia terus mendorong diterapkannya kesetaraan akses vaksin bagi semua negara,” jelasnya.

Untuk itu, Indonesia mendorong upaya mempercepat vaksinasi antara lain melalui berbagi dosis (doses-sharing), mendukung proposal TRIPS waiver berupa penghapusan sementara hak cipta untuk vaksin dan pengobatan Covid-19, dimana Indonesia menjadi salah satu negara yang mendukung proposal tersebut, serta menutup kesenjangan pembiayaan untuk ACT-Accelerator.

Baca juga:
Targetkan 35 Ribu Penerima, Pemkot Tangsel Mulai Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas
Vaksinasi Covid-19 Drive Thru di Mapolres Jaksel
Dinkes Palembang Target 5.500 Orang Vaksinasi Covid-19 Per Hari
Cerita Anies Usai Divaksin AstraZeneca: Sempat Rasakan Gejala Flu Tetapi Sesaat
Studi: Kombinasi Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Tingkatkan Respons Imun Lebih Baik
CEK FAKTA: Hoaks, Pria Meninggal Dunia karena Makan Durian Usai Divaksin

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.