LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pemerintah Buka Rekrutmen Relawan Besar-besaran untuk Capai Target Uji Spesimen

Muhadjir mengakui, jumlah relawan saat ini terbatas sehingga membuat pengujian spesimen tidak maksimal. Menurutnya, relawan yang akan dikerahkan nantinya yakni, mahasiswa S2 jurusan biologi molukuler, keperawatan, kebidanan dan kesehatan masyarakat.

2020-06-04 15:01:58
Presiden Jokowi
Advertisement

Pemerintah berencana membuka rekrutmen relawan secara besar-besaran untuk mencapai target uji spesimen terkait virus Corona (Covid-19). Pasalnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menaikkan target uji spesimen Corona menjadi 20 ribu per hari.

"Presiden setuju untuk rekrutmen sukarelawan besar-besaran untuk shift bergantian," kata Menko PMK Muhadjir Effendy dalam video conference usai rapat terbatas, Kamis (4/6).

Muhadjir mengakui, jumlah relawan saat ini terbatas sehingga membuat pengujian spesimen tidak maksimal. Menurutnya, relawan yang akan dikerahkan nantinya yakni, mahasiswa S2 jurusan biologi molukuler, keperawatan, kebidanan dan kesehatan masyarakat.

Advertisement

"Tadi ada usulan supaya ada pelatihan intensif sebelum ditugaskan," ujarnya.

Dia menyebut berdasarkan hitung-hitungan Jokowi, uji spesimen seharusnya bisa dilakukan 30 ribu per hari. Namun, Muhadjir memastikan akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan agar target uji spesimen 30 ribu per hari dapat tercapai.

"Beliau menyampaikan bahwa mestinya dengan peralatan sekarang jumlahnya 120 unit yang tersedia di seluruh indonesia, mestinya bisa mencapai 30 ribu," terangnya.

Advertisement

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut target uji spesimen virus corona (Covid-19) 10 ribu per hari sudah terlampaui. Jokowi pun meminta agar target uji spesimen terkait corona 20 ribu per hari.

Jokowi juga meminta agar pelacakan terhadap masyarakat terpapar corona dilakukan lebih agresif untuk menekan penyebaran virus. Dia ingin proses pelacakan tersebut tak lagi dengan cara konvensional, melainkan menggunakan bantuan sistem teknologi komunikasi.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Jokowi Minta Ada Standarisasi Harga Tes Covid-19
Jokowi Minta Pelacakan Dilakukan Secara Cepat: Seperti Selandia Baru
Jokowi Minta Tes PCR Covid-19 Ditingkatkan 20.000 Spesimen Setiap Hari
5 ASN Terkonfirmasi Covid-19, Pemkot Solo Lakukan Tes Swab ke Ratusan Orang
Meski Kasus Sudah Melandai, Bekasi Masih Periksa Ratusan Spesimen Corona Setiap Hari
Tes Covid-19 Massal di Wuhan Tak Temukan Kasus Baru, Tapi Ada 300 Orang Tanpa Gejala

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.