Pemerintah beri beasiswa untuk warga Afghanistan
Retno menyampaikan MUI juga telah menyiapkan 135 beasiswa untuk warga Afghanistan. Afghanistan juga meminta bantuan peningkatan kualitas SDM dalam bidang ekspor impor. Tujuannya memperkuat kemampuan ekonomi negara yang pernah dijajah Uni Soviet itu.
Pemerintah Indonesia akan memberikan beasiswa ilmu pertambangan bagi warga Afghanistan. Pemberian beasiswa ini sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (capacity building) warga Afghanistan.
Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Gedung MUI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/3).
"Kita konsennya sekarang saat ini adalah konferensi trilateral ulama dan persiapan untuk capacity building. Kita kerjakan dalam konteks peace building. Jadi memang ada permintaan khusus dari Afghanistan ke Indonesia, antara lain di bidang mining (pertambangan) dan kita sepakat berikan beasiswa di bidang mining untuk Afghanistan," jelasnya.
Retno menyampaikan MUI juga telah menyiapkan 135 beasiswa untuk warga Afghanistan. Afghanistan juga meminta bantuan peningkatan kualitas SDM dalam bidang ekspor impor. Tujuannya memperkuat kemampuan ekonomi negara yang pernah dijajah Uni Soviet itu.
"Karena Afghanistan adalah salah satu landlocked," kata Retno.
Di samping itu, Afghanistan juga perlu meningkatkan daya saing produk-produknya. Karenanya mereka minta Indonesia membantu program pemberdayaan sektor privat.
"Agar barang-barang Afghanistan mampu memiliki daya saing lebih baik dari sebelumnya. Itu fokus kita saat ini," ujarnya.
Baca juga:
Afghanistan minta Indonesia jadi tuan rumah pertemuan ulama
Indonesia akan jadi tuan rumah pertemuan ulama Afghanistan-Pakistan
Di Afghanistan, JK contohkan peran ulama dalam perdamaian Indonesia
Ini jawaban dingin Taliban ketika diajak berdamai oleh pemerintah Afghanistan
Satu orang tewas dalam serangan bom bunuh diri di Afghanistan