Pembelajaran Tatap Muka di Bekasi Digelar Paling Cepat Pekan Depan
Pembukaan sekolah menyusul wilayah Kota Bekasi masuk dalam kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3.
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, pembelajaran tatap muka di wilayahnya akan digelar paling cepat pekan depan. Siswa yang diprioritaskan masuk ke sekolah yaitu tingkat akhir.
"Kita lebih menyiapkan anak-anak yang ingin ujian, kelas 4,5,6. Demikian di SMP kelas tiganya," kata Tri Adhianto kepada wartawan di Bekasi, Sabtu (27/8).
Pembukaan sekolah menyusul wilayah Kota Bekasi masuk dalam kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3. Dalam aturannya, satuan pendidikan diizinkan menggelar pembelajaran tatap muka terbatas, maskimal 50 persen.
"Mudah-mudahan hari Senin kalau kita lihat orang tua siap, puskesmas siap, pak lurah siap dalam rangka mereka memonitor," kata Tri Adhianto.
Paling penting, kata dia, orang tua siswa disiplin dalam menerapkan standar pembelajaran tatap muka di sekolah. Mulai mengantar ke sekolah, membawa bekal makanan sendiri,
"Bukan hanya unsur pemerintah tapi paling utama keluarga lebih tertib standar operasional yang sudah disepakati," kata Tri Adhianto.
Menurut dia, jumlah siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka menyesuaikan kapasitas kelas. Jika masih tersedia ruangan, jenjang di bawahnya bisa mengikuti belajar di sekolah.
"Kalau kelasnya mencukupi baru kelas duanya kalau masih mencukupi juga baru kelas satunya," kata dia.
Baca juga:
610 Sekolah di Jakarta Gelar PTM Terbatas Mulai Senin 30 Agustus
Sekolah di Jabar Boleh Tatap Muka, Asal Prokes Ketat & Guru Sudah Divaksinasi
Uji Coba di September, Depok Gelar PTM Terbatas Mulai Oktober
Samarinda Mulai Belajar Tatap Muka 7 September, Guru Belum Vaksin Dilarang Ngajar
Melihat Semangat Kembar Siam Al Dewi dan Al Putri di Garut Ikuti Belajar Tatap Muka