Pembelajaran Tatap Muka di Bandung Dijadwalkan Juli
Wali Kota Bandung, Oded M Danial menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak serta merta bersifat mutlak. Orang tua murid tetap diberikan pilihan untuk tetap menggunakan metoda daring jika masih merasa ragu.
Pemerintah Kota Bandung menjadwalkan pembelajaran tatap muka dimulai pada Juli 2021 secara bertahap. Pihak sekolah diminta untuk menyiapkan segala sarana prasarana, termasuk urusan protokol kesehatan.
Wali Kota Bandung, Oded M Danial menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak serta merta bersifat mutlak. Orang tua murid tetap diberikan pilihan untuk tetap menggunakan metoda daring jika masih merasa ragu.
Karena, dalam teknisnya, pembelajaran tatap muka tetap dibatasi baik dari kapasitas maupun jam belajar. Kemudian, kebijakan itu masih dikombinasikan dengan pembelajaran jarak jauh. Catatannya, setiap sekolah sudah memenuhi standar protokol kesehatan.
"Prinsipnya kita membuka PTM semuanya, Tapi kita memberikan kesempatan orang tua murid, kalau ada yang belum setuju anaknya ikut PTM bisa dipersilahkan untuk PJJ (pembelajaran jarak jauh)," ucap Oded di Balai Kota Bandung, Jumat (9/4).
"Maksimum 3 jam dengan 2 mata pelajaran, kapasitas kelas 30-50 persen dengan jarak 1,5 meter, tidak ada kegiatan ekstra kurikuler dan olahraga," imbuh dia.
Mengantisipasi adanya klaster, Pemerintah Kota Bandung segera membuat Satgas Covid 19 di sekolah. Periode April hingga Juli harus dimanfaatkan sebagai masa persiapan teknis hingga matang, termasuk simulasi.
Namun, dari informasi yang diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna, sejauh ini belum ada sekolah yang mengajukan permohonan pelaksanaan belajar tatap muka.
Baca juga:
Sekolah Harus Memiliki Gugus Tugas Sebelum Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
3 SMA di Makassar Gelar Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Seluruh Sekolah di Mukomuko Terapkan Pembelajaran Tatap Muka
Wagub DKI Nilai Butuh Proses Orang Tua Izinkan Anak Sekolah Tatap Muka
Pemprov DKI Klaim Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Hari Pertama Lancar
Rute Bus Sekolah Saat Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Jakarta