LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pelukan kakak dan bisikan adik di sidang Ahok

Pelukan kakak dan bisikan adik di sidang Ahok. Dukungan moril keluarga kerap diberikan kerabat saat Ahok menghadapi sidang penodaan agama. Dalam sidang perdana Selasa pekan lalu, Ahok pun kerap didampingi keluarga.

2016-12-21 08:02:00
Ahok
Advertisement

Terdakwa kasus penodaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (20/12) kemarin. Sidang lanjutan itu mendengarkan tanggapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas nota keberatan atau eksepsi yang dibacakan Ahok dan tim penasihat hukum pekan lalu.

Dalam sidang itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menolak eksepsi yang diajukan Ahok. JPU menilai pembelaan mantan Bupati Belitung Timur itu tidak berdasarkan hukum.

Penolakan itu mendapat reaksi keras dari tim penasihat maupun relawan pendukung pasangan Ahok-Djarot dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Reaksi keras juga diberikan keluarga mantan politikus Gerindra itu atas tanggapan JPU.

Bahkan, kakak angkat Ahok, Andi Analta Amier menganggap, kasus ini sudah tidak perlu dilanjutkan kembali lantaran dia menyakini adiknya tidak melakukan penistaan agama. Meski begitu pihaknya memercayakan kasus ini kepada Majelis Hakim.

"Ya harusnya diterima (eksepsinya). Kalau menurut saya harusnya sudah ditolak (dakwaannya)," ujar Andi yang turut menyaksikan sidang secara langsung di PN Jakarta Utara.

Bukan kali ini saja dukungan moril diberikan kerabat saat Ahok menghadapi sidang penodaan agama. Dalam sidang perdana Selasa pekan lalu, Ahok pun kerap didampingi keluarga.

Bahkan, foto Ahok bersama kakak angkatnya Nana Riwayatie usai sidang perdana sempat menjadi viral di media sosial. Ahok yang saat itu berada di ruang tunggu pengadilan duduk dengan wajah muram dengan dipeluk Nana Riwayatie, untuk menenangkannya.

Ahok menceritakan, saat itu mereka berdua sama-sama sedih lantaran mengingat almarhum ke dua orangtuanya. Nana, kaka angkat Ahok merasa sedih sehingga memeluknya usai persidangan berlangsung.

"Kakak saya masuk saja ke dalam. Biasalah kita teringat ayah kita. Kemarin itu persis 19 tahun bapak saya meninggal. Dalam tradisi Islam, istilahnya saya kalau menyakiti hati orang tua, sama saja dengan melihat dia nangis di kuburan. Saya teringat itu," kata Ahok di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (14/12).

Saat mendengar tanggapan JPU pun, Ahok selalu melakukan komunikasi dengan adiknya, Fifi Lety Indra. Mereka melakukan percakapan terkadang hanya melalui telepon untuk membicarakan persiapan untuk sidang.

"By phone saja, habis beliau sibuk ya. Kecuali jika kita ada hal penting seperti kemarin eksepsi. Tentu kita ngumpul, kalau hari ini kan lebih kepada mendengarkan dari jaksa," kata Fifi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (20/12).

Anak bungsu dari tiga bersaudara ini mengungkapkan, kakaknya tidak pernah canggung ataupun gerogi jelang persidangan. Namun, dalam beberapa komunikasi, mantan Bupati Belitung Timur itu sempat mengeluhkan ketidakadilan terhadap dirinya.

"Ya canggung tidak, tidak siap juga tidak. Cuman, ada merasa gak fair, kita semua juga merasa gak fair kok, kenapa dipaksain. Sedangkan secara hukum, undang-undang dan MK jelas memberitahukan bahwa pasal 156 A itu baru bisa diberlakukan kalau sudah ada teguran keras dan diabaikan," tegasnya.

Fifi mengaku, Ahok jarang membicarakan permasalahannya karena surat Al-Maidah ayat 51 ini kepada keluarga. Namun, sesekali mantan politisi Gerindra ini hanya geregetan melihat perilaku yang tidak seharusnya terjadi di depan matanya.

"Pak Ahok selalu ngobrol dengan keluarga, orangnya memang selalu tanggung jawab. Dia memang orangnya baik hati, cuman dia geregetan aja sama orang yang korupsi, sama orang yang gak melakukan seharusnya sebagai pelayan rakyat," terangnya.

Baca juga:
Adik sebut Ahok sejak kecil sudah diharapkan ayah buat jadi pejabat
Survei LSI sebut Ahok potensi kalah di putaran kedua Pilgub DKI 2017
Pengacara protes JPU sangkakan Ahok dengan Pasal 156a
Relawan yakin Ahok tak bersalah dan kasus cuma murni politik
Ketika sang adik bandingkan penistaan agama Ahok dan Ahmad Dhani
Januari, Ahok-Djarot mendatangi warga yang pernah ke Rumah Lembang
Kuasa Hukum Ahok kecewa tak diizinkan bicara di sidang

Advertisement
(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.