Pelaku pembakaran di Makassar sempat ancam petugas dengan besi runcing
Pelaku terpaksa dilumpuhkan usai mengancam petugas dengan senjata tajam.
Sebelum diserahkan ke polisi, Akbar Ampuh (32) narapidana penghuni Lapas Klas I Makassar yang menjadi dalang pembakaran rumah yang menewaskan 6 orang dalam satu keluarga, terlebih dahulu dilumpuhkan oleh petugas Lapas Klas I Makassar, Kamis, (9/8). Pelaku terpaksa dilumpuhkan usai mengancam petugas dengan senjata tajam.
"Setelah berkoordinasi dengan Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, kami bermaksud mengamankan Akbar Ampuh yang berada di blok pengasingan. Rupanya dia tahu kalau mau diambil sehingga lakukan perlawanan, mengancam petugas menggunakan senjata tajam berupa besi yang diruncingkan. Tembakan papper gun pun dikeluarkan," kata Kepala Lapas Klas I Makassar, Budi Sarwono saat ditemui di ruang kerjanya di Lapas Kelas I Makassar, Selasa, (14/8).
Setelah itu, Akbar Ampuh lari ke kamar mandi dan terus mengancam. Akhirnya gas air mata ditembakkan. Diapun berhasil dilumpuhkan dengan durasi kurang lebih satu jam mulai pukul 22.00 WITA hingga pukul 23.00 WITA. Sengaja dilakukan saat penghuni lainnya sudah tidur. Dilanjutkan penggeledahan dan ditemukan beberapa ponsel milik Akbar Ampuh.
"Keesokan harinya kita berkoordinasi kembali dengan Kasat Narkoba Polrestabes Makassar dan menyerahkan Akbar Ampuh serta barang bukti," ujarnya.
Akbar Ampuh adalah satu dari lima pelaku pembakaran rumah di Makassar. Empat lainnya adalah Andi Ilham Agsari, (23), Wandi, (23), Haidir Muttalib, (25) dan Riswan Idris, (23).
Akbar yang memerintahkan pelaku lainnya untuk menagih uang hasil penjualan narkoba ke Muhammad Fahri, (25). Karena Muhammad Fahri menolak serahkan uang hasil penjualan sembilan paket narkoba milik Akbar Ampu senilai Rp 10 juta, rumah kemudian dibakar saat penghuninya masih terlelap.
Sehingga selain Fahri, lima keluarganya yang lain ikut tewas terpanggang api yakni Haji Sanusi, (70), Hajjah Bondeng, (60), Hajjah Musdalifa, (40) Namira Ramadina, (21) dan Ijas, (5). Mereka ini adalah kakek, nenek, cucu dan sepupu.
Baca juga:
Pelaku pembakaran tewaskan satu keluarga di Makassar selalu bikin ulah di penjara
Kemenkum HAM Sulsel serahkan narapidana otak pembakaran satu keluarga ke polisi
Kebakaran tewaskan 6 orang di Makassar dipastikan terkait narkoba, 5 pelaku ditangkap
Polisi usut dugaan kasus narkoba di balik kebakaran tewaskan 6 orang di Makassar