LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pelajar mesum di GOR, direkam satpam dan diperas

Satpam tersebut pun menggunakan rekaman untuk memeras korban.

2014-02-22 00:30:00
video porno
Advertisement

Effendi alias Pendi (44) dicokok polisi. Satpam di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, ini merekam pasangan yang sedang mesum di lokasi.

Bapak dua anak yang tinggal di Jalan Silaberanti, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang tersebut merekam adegan pasangan mesum pelajar, MS (16) dan MT (18) di semak-semak seputaran GOR Jakabaring, Jumat (21/2) sekitar pukul 11.00 WIB.

Namun, rekaman itu bukan digunakan sebagai bukti melapor ke polisi, melainkan sebagai alat pemerasan kepada pasangan mesum tersebut dengan ancaman akan disebarluaskan ke dunia maya jika tidak memberikan uang Rp 2 juta.

Karena uang yang diminta tidak didapat, akhirnya tersangka menyerahkan pasangan mesum tersebut ke polisi. Sial, kedua pelajar tersebut malah melaporkan tersangka telah melakukan pemerasan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku atas laporan pemerasan dari korban. Kami tetapkan Effendi sebagai tersangka," ungkap Kapolsek SU I Palembang Kompol Hadiwijaya didampingi Kanit Reskrim Iptu M Sabur, Jumat (21/2).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 369 KUHP tentang pemerasan dan Pasal 29 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

"Wanitanya ditetapkan sebagai korban. Bila ada pengaduan keluarganya, MT kekasih MS juga bisa kami tangkap sebagai tersangka atas perkara pencabulan," ujarnya.

Sementara itu, Effendi yang telah tiga tahun bekerja di dalam komplek olahraga Jakabaring itu membantah jika dirinya menggunakan video rekaman tersebut sebagai alat untuk memeras korban.

"Rekaman itu untuk bukti saja, bisa saya perlihatkan ke orangtua mereka berdua. Tapi, saat diminta memanggil orangtua, mereka tidak mau dan menawarkan memberi uang. Tapi saat diminta uang tidak ada," kata dia.

Dirinya pun terkejut saat dirinya ditetapkan sebagai tersangka setelah menyerahkan pasangan mesum dan dimintai keterangan sebagai saksi.

"Saya datang ke sini (Polsek) sebagai saksi. Tidak tahunya saya yang dipenjara," ungkap tersangka dengan nada kesal.

Baca juga:
Diduga operator video porno, puluhan anak di Filipina ditangkap
Peredaran film porno di basis Taliban
Mahasiswa rekam mahasiswi ganti baju dan ajak berhubungan seks
Video mesum mirip kepala sekolah SMK hebohkan warga Klaten
Pasangan copet bikin video porno dengan ponsel curian

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.