LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pekerjaan 'Dadakan' Paspampres Saat Mengawal Presiden Jokowi

Ini cerita bukan soal pengamanan yang sudah menjadi rutinitas Paspampres, tapi soal lain.

2018-12-10 06:00:00
Paspampres
Advertisement

Ada cerita-cerita unik tentang Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres saat menjaga Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Ini cerita bukan soal pengamanan yang sudah menjadi rutinitas Paspampres, tapi soal lain.

Ya, menjad Paspampres memang harus sigap dalam segala hal. Bukan soal pengamanan yang sifatnya ancaman terhadap presiden. Seperti dalam cerita berikut ini tentang pekerjaan 'dadakan' Paspampres saat mengawal Presiden Jokowi:

Advertisement

Menjaga Cucu Jokowi

Presiden Jokowi beberapa kali membawa cucu pertamanya, Jan Ethes ke berbagai acara. Contohnya saat dia menemani kakeknya menghadiri acara Hari Santri Nusantara di Lapangan Benteng Vesternburg Solo pada 21 Oktober 2018 lalu. Tingkah lucu Jan Ethes ini selalu menarik perhatian publik. Jan Ethes yang mengenakan peci putih terlihat berlari di depan sebuah layar besar. Tingkah lucunya membuat 3 Paspampres menjaga ekstra.

Terlihat Seorang Paspampres berbaju merah mencoba mengejar dan mengikuti ke mana Jan Ethes bergerak. Hingga, seorang Paspampres lainnya menunggu di ujung dan menghentikannya. Untuk menenangkan Jan Ethes, Paspampres yang sedang jongkok tersebut mencoba menunjukkan serangga yang terlihat beterbangan depan layar.

Advertisement

Menjadi Fotografer Dadakan

Presiden Jokowi sering kali melakukan kunjungan kerja ke daerah. Kesempatan ini tidak disia-siakan warga untuk berfoto bersama sang presiden. Hal ini membuat anggota Paspampres 'merangkap jabatan' sebagai fotografer dadakan. Hal ini diakui oleh Ajudan Presiden, Syarif Muhammad. Ia mengatakan Presiden Jokowi juga tidak mempersoalkan jika ada masyarakat yang ingin berfoto dengannya.

"Mereka (masyarakat) minta foto dengan presiden, kita fotokan. Lalu nanti bapak ngecek, fotonya jelek, fotonya ngeblur, dibalikin lagi HP-nya ke saya. Saya fotoin lagi, sampe fotonya bagus. Lalu bapak mengucapkan 'nih, terima ni fotonya, bagus' kata bapak," Ungkap Syarif.

Membantu Awak Media

Presiden Joko Widodo terlihat geregetan melihat awak media saat dimulainya jumpa pers untuk menyampaikan isi pertemuan antara dirinya dengan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terjadi pada Maret 2017 lalu. Jokowi meminta anggota Paspampres membantu awak media untuk memindahkan alat-alat peliputannya.

Sekitar lima anggota Paspampres langsung membantu awak media memindahkan alat-alat ke depan meja yang berada di depan Jokowi dan SBY. Paspampres juga terlihat membantu menyusun mic dan alat perekam di meja tersebut. "Itu bantu yang di sana. Bantu itu!" kata Jokowi memerintahkan salah seorang Paspampres yang tadinya hanya berdiri di sampingnya itu.

Paspampres Singkirkan Bangku Kosong

Saat Presiden Jokowi membuka BTN Digital Start Up Connect 2018 di Balai Kartini, Jumat (7/12) lalu, banyak bangku yang masih kosong. Padahal acara rencananya dihadiri ribuan pelaku start up, di mana mayoritas generasi milenial ini.

Namun menjelang kedatangan Jokowi masih banyak kursi-kursi belum terisi. Terlebih di barisan belakang. Hal ini membuat panitia sampai Paspampres turun tangan untuk menyingkirkan bangku-bangku kosong yang tak terisi ke luar ruangan.

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.