LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pegawai Honorer dan Petugas Kebersihan Dispar Buleleng Kembalikan Korupsi Dana PEN

Kasi Intel Kejari Buleleng, AA Jayalantara menyampaikan, untuk hasil korupsi dana hibah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pariwisata, juga mengalir hingga ke petugas cleaning servis dan pegawai honorer di Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng, Bali.

2021-02-20 21:00:00
Buleleng
Advertisement

Kasi Intel Kejari Buleleng, AA Jayalantara menyampaikan, untuk hasil korupsi dana hibah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pariwisata, juga mengalir hingga ke petugas cleaning servis dan pegawai honorer di Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng, Bali.

"Iya ke pegawai honorer banyak. Kan dikasih akhir tahun, mereka dikasih uang saku," kata Jayalantara saat dihubungi Sabtu (20/2).

Ia menyebutkan, bahwa untuk uang yang mengalir ke pegawai kecil itu sekitar Rp 60 juta dan itu dibagi-bagi dari Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu

Advertisement

"Rata-rata uang uang beredar untuk pegawai kecil itu sekitar Rp 60 juta. Semua itu, sampai pegawai biasa itu dapat. Tapi, sekarang pada banyak yang balikin satu-satu ada yang mengembalikan Rp 1 juta ada yang Rp 500 ribu," imbuhnya.

Sementara, untuk pegawai dinas lainnya yang baru mengembalikan dari pegawai Dinas Perizinan di Buleleng sebesar Rp 2 juta untuk tiga orang.

"Yang dari perizinan sudah semua. Kalau yang dari perizinan bukan dinas yang menerima ternyata dia pegawai perizinan yang terlibat dalam proses administrasi dikasihlah uang lelah Rp 500 ribu, dua orang dan lagi satunya Rp 1 juta," ungkapnya.

Advertisement

Kemudian, untuk pegawai dinas lainnya yang ada indikasi pihaknya belum mendalami apakah dapat juga jatah dari hasil korupsi tersebut. Untuk, apa masih ada tersangka lainnya pihaknya belum bisa menerangkan karena masih menunggu hasil pemeriksaan.

"Belum ada sampai sekarang (dinas yang lain). Karena belum didalami mungkin Senin (22/2). Untuk hari Senin (agenda) penyitaan dokumen resminya yang ada di inspektorat pernyataan mall administrasi berkas semua," ujarnya.

"Kalau saksi diperiksa masih ada. Nanti tunggu perkembangan karena ini kait mengakait, fleksibel kalau saksi. (Tersangka lain) itu nanti menunggu hasil kesimpulan," ujar Jayalantara.

Seperti yang diberitakan, tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng, Bali, resmi menahan 7 tersangka Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pariwisata Buleleng, terkait kasus penyalahgunaan dana hibah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bidang pariwisata.

Para tersangka yang ditahan adalah Nyoman AW, Made SN, Putus S, Nyoman S, IGA MA, Putu B, Kadek W. Sementara, satu tersangka Nyoman GG belum dilakukan penahanan karena masih dalam kondisi sakit.

"Sudah ditahan rencananya dipanggil 8 orang. Tapi ada satu orang sakit jadi datang 7 orang tadi diperiksa sebagai tersangka dan diputuskan oleh penyidik untuk dilakukan penahanan. (Satu tersangka) dia membawa keterangan sakit dari dokter. Bahkan belum sempat diperiksa," kata Kasi Intel Kejari Buleleng, AA Jayalantara saat dihubungi Rabu (17/2).

Para tersangka ini, ditahan di dua Rumah Tahanan (Rutan) empat orang laki-laki di Rutan Polres Buleleng dan tiga perempuan di Polsek Sawan.

Baca juga:
Korupsi Dana Hibah PEN, Kadispar Buleleng Kebagian Jatah Rp100 juta
Kasus Korupsi Dana Hibah PEN Pariwisata Buleleng, 10 Hotel Kembalikan Uang
Begini Modus 8 ASN Dispar Buleleng Korupsi Dana Hibah PEN Ratusan Juta Rupiah
Jaksa Tahan 7 Tersangka Korupsi Dana PEN Pariwisata Buleleng
Satu Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata di Buleleng Kembalikan Uang Rp30 Juta

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.