LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PeduliLindungi Deteksi 1.625 Penderita/Kontak Erat Covid-19 Masih Berkeliaran

Dante menyebut, ada empat kriteria dalam aplikasi PeduliLindungi, yakni hijau, kuning, merah, dan hitam.

2021-09-06 20:35:13
Covid-19
Advertisement

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono mengatakan aplikasi PeduliLindungi berhasil menjaring 1.625 kasus hitam. Dari total tersebut, 1.464 di antaranya terdeteksi di sektor perdagangan, 115 di kantor atau pabrik, 31 di sektor pariwisata dan 16 di transportasi.

Dante menyebut, ada empat kriteria dalam aplikasi PeduliLindungi, yakni hijau, kuning, merah, dan hitam. Hijau menunjukkan, seseorang sudah dua kali vaksin dan tidak ada hasil tes positif Covid-19 atau catatan kontak erat. Orang tersebut memiliki hasil tes PCR 2x24 dengan hasil negatif atau hasil tes swab antigen 1x24 jam dengan hasil negatif.

Sementara kuning menunjukkan, seseorang baru satu kali vaksin atau penyintas di bawah tiga bulan dan tidak ada data positif Covid-19 atau kontak erat. Adapun merah menunjukkan, seseorang belum vaksin. Sedangkan hitam menandakan kasus positif atau kontak erat dengan kasus positif Covid-19.

Advertisement

"Kita sudah berhasil menjaring kasus hitam itu sebanyak 1.625. Jadi 1.625 kasus ini adalah mereka yang tidak diketahui sebelumnya atau sudah diketahui sebelumnya menderita Covid-19 atau kontak erat tapi mereka masih berkeliaran di jalan," ungkapnya dalam konferensi pers, Senin (6/9).

Dante menyebut, saat ini PeduliLindungi sudah digunakan di enam sektor, yakni, perdagangan, transportasi, pariwisata, kantor atau pabrik, keagamaan, dan pendidikan. Ke depan, pemerintah akan memperluas penggunaan PeduliLindungi di luar enam sektor tersebut.

"Jadi ini penting sekali, proteksi menggunakan PeduliLindungi ini untuk menjaga masyarakat supaya tidak terjadi kontak erat," tandasnya.

Advertisement

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny Gerard Plate mengatakan aplikasi PeduliLindungi yang dikembangkan oleh pemerintah melalui Kominfo telah digunakan oleh 32,8 juta orang, dengan rata-rata penambahan pengguna per hari mencapai 500.000. Aplikasi ini berperan penting dalam pengendalian pandemi Covid-19 dan akan menjadi syarat untuk akses ke tempat publik.

Dia menjelaskan bahwa PeduliLindungi dapat membantu pemerintah dalam melakukan tracing penularan virus corona. Penguatan tracing ini akan membantu proses pengambilan keputusan dan tindakan agar penularan Covid-19 tidak menyebar luas.

"Dengan mengunduh aplikasi PeduliLindungi dan mengaktifkan data lokasi, secara berkala sistem dapat melakukan identifikasi lokasi serta memberikan informasi terkait dengan tingkat risiko lokasi dan zonasi penyebaran Covid-19," katanya melalui keterangan tertulis, Rabu (1/9).

Pria kelahiran Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur pada 10 September 1956 ini menyebut, hingga 29 Agustus 2021, total masyarakat yang melakukan skrining menggunakan PeduliLindungi di beberapa sektor publik, seperti pusat perbelanjaan, industri, tempat olahraga, dan lainnya, telah mencapai 13,6 juta orang.

Dari total tersebut, terdapat 462 ribu orang yang masuk kategori merah sehingga tidak diperkenankan masuk atau melakukan aktivitas oleh sistem.

Baca juga:
Crowd Free Night Diterapkan di 4 Ruas Jalan Jakarta, Berikut Jadwal dan Lokasinya
Wali Kota Rahmat Effendi: Tak Ada Zona Merah dan Oranye Covid-19 di Bekasi
Luhut: Penanganan Pandemi Covid-19 Jangan Dipolitisasi
Luhut Ancam akan Ambil Langkah Tegas Jika Masih Ada Kafe dan Resto Langgar Prokes
Airlangga: 60 Persen Penambahan Kasus Aktif Covid-19 Terjadi di Luar Jawa-Bali

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.