LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pedagang di Banyuwangi Minta Pasar Ramadan Kembali Digelar Tahun Ini

Menanggapi permintaan pedagang, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengaku masih melakukan evaluasi adanya pasar Ramadan. Hingga kini Pemkab belum memutuskan kegiatan tersebut bisa digelar atau tidak.

2022-03-26 02:01:00
Ramadan
Advertisement

Sudah dua tahun, pasar Ramadan tak pernah digelar di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, karena imbas pandemi Covid-19. Para pedagang ingin kembali pasar Ramadan kembali digelar untuk membangkitkan perekonomian masyarakat.

Biasanya pasar Ramadan ini digelar setiap tahun bertempat di sepanjang Jalan Susut Tuban dan sekitar Taman Blambangan Banyuwangi. Tahun ini, para pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar dan Kaki Lima Banyuwangi (P3KLB) meminta agar pasar Ramadan kembali digelar.

Humas P3KLB, Abdul Kholik mengatakan, para pedagang di Pasar Banyuwangi kini pada menjerit, karena omset yang didapat setiap harinya menurun drastis sejak pandemi melanda.

Advertisement

Bahkan ada juga dagangan pedagang yang tidak laku dalam seharinya. Sehingga keberadaan pasar Ramadan dibutuhkan untuk menambah penghasilan bagi mereka.

"Mengingat hari-hari biasa keadaan Pasar Banyuwangi sangat sepi. Keberadaan Pasar Ramadhan ini akan lebih bermanfaat khususnya bagi para pedagang yang sangat mengharapkan penghasilan lebih," kata Kholik, Jumat (25/3).

Pihaknya berjanji akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat demi keberlangsungan pasar Ramadan. Termasuk menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan.

Advertisement

"Kami juga siap memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku," ungkapnya.

P3KLB juga telah berkirim surat kepada Pemkab Banyuwangi dengan harapan pasar Ramadan bisa kembali digelar tahun ini.

Menanggapi permintaan pedagang, Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengaku masih melakukan evaluasi adanya pasar Ramadan. Hingga kini Pemkab belum memutuskan kegiatan tersebut bisa digelar atau tidak.

"Saat ini belum diputuskan. Jadi kami masih mengevaluasi untuk kebutuhan pasar Ramadan," kata Ipuk saat diwawancara sejumlah media.

Menurutnya, meski arahan dari pemerintah pusat untuk kegiatan ibadah di bulan Ramadan sudah bisa dilonggarkan dengan protokol yang ketat, termasuk aktivitas ekonomi. Namun pihaknya masih tetap waspada adanya Covid-19.

"Sedangkan kalau pasar Ramadan ini, takut ada kerumunan, desak-desakan. Sehingga kita atur dengan konsep yang lain," pungkas Ipuk.

Baca juga:
Warga Lebak Diminta Waspada Edaran Uang Palsu Jelang Puasa, Pahami Ciri-cirinya Ini
Masjid Raya Bandung Tetap Atur Jarak Jemaah saat Ibadah Ramadan
Isbat Awal Ramadan Digelar 1 April, Kemenag Lakukan Rukyatul Hilal di 101 Titik
Rantai Distribusi Panjang Diduga jadi Sebab Minyak Goreng Curah Langka dan Mahal
3 Fakta Mobil Warga Madiun Bawa Soju dan Aneka Miras, Jadi Sasaran Operasi Polisi
Kasus Covid Terus Melandai, Jokowi: Saya Harap Kita Bisa Lebaran Bareng-Bareng

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.