LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pecatan TNI di Samarinda diringkus usai duel dengan polisi

Zulkifli Ashari alias Topik (47), warga Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, Kalimantan Timur, diringkus unit Reskrim Polsekta Samarinda Kota. Pria mengaku perwira pecatan TNI berpangkat Mayor itu diduga terlibat curanmor. Dia sempat melawan, dan duel dengan polisi.

2018-05-12 00:34:00
Kriminal
Advertisement

Zulkifli Ashari alias Topik (47), warga Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, Kalimantan Timur, diringkus unit Reskrim Polsekta Samarinda Kota. Pria mengaku perwira pecatan TNI berpangkat Mayor itu diduga terlibat curanmor. Dia sempat melawan, dan duel dengan polisi.

Penangkapan dilakukan Kamis sekitar pukul 23.00 WITA. Dini hari tadi, sekitar pukul 01.00 WITA, dia digelandang ke Mapolsekta Samarinda Kota, di Jalan Bhayangkara.

Topik sebelumnya sudah dicurigai sebagai pelaku pencurian motor matik Yamaha Aerox, yang hilang di parkiran warung makan Jalan KH Agus Salim, Senin (30/4) sore. Dalam laporan, korban seorang wanita alami kerugian Rp 25,7 juta.

Advertisement

Penyelidikan mengarah ke Zulkifli Ashari. Kepolisian mengendus dia kerap berpindah tempat. Tidak sedikit warga mengenal dia dengan panggilan Topik, yang mengaku sebagai anggota TNI.

Dua hari kemarin, polisi mengintensifkan pengawasan. Hingga akhirnya, Kamis (4/5) malam dia berada di kawasan kompleks GOR Segiri, Jalan Kesuma Bangsa.

Tidak ingin berlama-lama, polisi meringkus Topik. Mengaku sebagai anggota TNI, Topik nekat melawan petugas. Bahkan dia terlibat duel dengan polisi, hingga akhirnya dia menyerah. Dia sempat dibawa ke salah satu rumah sakit swasta di Samarinda, untuk perawatan medis.

Advertisement

Topik dibawa ke Mapolsek Samarinda Kota. Sampai dengan sore tadi dia menjalani pemeriksaan penyidik.

"Dia mengaku perwira pecatan TNI. Ya, dengan pangkat terakhir Mayor," kata Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota Ipda Purwanto dikonfirmasi merdeka.com.

Ditanya lebih jauh tempat tugas terakhir Zulkifli Ashari yang mengaku pecatan TNI itu, dari pengakuan pelaku menurut Purwanto, berasal dari Sulawesi. "Mengaku tugas terakhir di Wirabuana (Kodam VII/Wirabuana yang sekarang berubah jadi Kodam XIV/Hasanuddin)," ungkap Purwanto.

Topik kini meringkuk di penjara, dan barang bukti motor Yamaha Aerox curian ikut diamankan. Polisi tengah mengembangkan kasus itu, terkait dugaan Topik pernah terlibat aksi kriminal lainnya. "Masih kita lidik, kita kembangkan terus ya," tutup Purwanto.

Baca juga:
Terlibat pencurian motor, seorang PNS di Lahat diciduk polisi
2 Terduga pelaku curanmor dihakimi massa di Malang, mobil ikut dihancurkan
Polisi ungkap 30 mobil curian di Subang
Komplotan remaja incar motor jemaah di masjid buat beli Miras

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.