Patung Jenderal Soedirman kembali berdiri di Purbalingga
Patung itu menghabiskan biaya Rp 300 juta. Seluruhnya dari donatur.
Setelah tiga bulan usai roboh, patung Jenderal Soedirman di perempatan Jalan Mayjen Sungkono, Purbalingga, Jawa Tengah, kembali berdiri. Patung pahlawan kebanggaan warga Purbalingga dan Indonesia itu sudah rampung direnovasi.
Pembangunan kembali patung Panglima Besar Jenderal Soedirman dilakukan dalam waktu tiga bulan, dengan menelan dana sekitar Rp 300 juta. Pembangunan kembali patung kebanggaan warga Purbalingga tersebut dilakukan oleh warga tergabung dalam Forum Purbalingga Bersih (FPB).
"Atas nama Pemerintah dan masyarakat Purbalingga, saya menyampaikan penghargaan yang tinggi dan hal ini mencerminkan jiwa gotong royong yang masih sangat tinggi," kata Bupati Purbalingga, Tasdi, di sela peresmian, Senin (11/4).
Tasdi mengemukakan, anggaran dikeluarkan buat membangun kembali patung Jenderal Soedirman murni sumbangan dari donatur. "Sepeser pun tidak dibiayai dari APBD," ucap Tasdi.
Patung itu roboh pada 3 Februari 2016 lalu. Saat kejadian, tidak ada korban dari pengguna jalan melintas. Patung dari bahan serat kaca itu didesain perupa asal Jakarta, Azmir, dan berdiri sejak 2004 dengan anggaran sekitar Rp 200 juta.
Dari hasil penyelidikan tim Pemkab Purbalingga saat itu, disinyalir faktor usia dan getaran kendaraan lalu lalang di sekitar lokasi patung menjadi penyebab roboh.
Baca juga:
Ini patung Jenderal Soedirman yang roboh dan kepalanya putus
Patung Jenderal Soedirman di Purbalingga cuma berdiri 12 tahun
Patung Jenderal Soedirman diduga roboh karena usia dan getaran
Begini proses membuat patung Jenderal Soedirman di Purbalingga
Mengenal Azmir, pembuat patung Jenderal Soedirman di Purbalingga
Biaya membuat patung Soedirman di Purbalingga hingga Rp 350 juta
Keunikan patung Jenderal Soedirman di Purbalingga