Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keunikan patung Jenderal Soedirman di Purbalingga

Keunikan patung Jenderal Soedirman di Purbalingga Patung Jenderal Soedirman di Purbalingga roboh. ©2016 merdeka.com

Merdeka.com - Cerita robohnya patung Jenderal Soedirman di Purbalingga, Jawa Tengah menarik perhatian publik. Patung yang dibuat Azmir Studio Jakarta ini menampilkan sosok Panglima Besar Jenderal Soedirman tengah memperhatikan gerak-gerik musuh.

Bentuk dan desain patung Jenderal Soedirman yang berada di perempatan Terminal Purbalingga itu ternyata unik, khas dan berbeda dibanding daerah lain. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Purbalingga Sigit Subroto menuturkan, di daerah lain patung Jenderal Soedirman identik dengan sosok pahlawan yang berdiri tegak atau sedang naik kuda.

Semisal Patung Jenderal Soedirman yang berdiri tegak di jalur protokol ibu kota Jakarta, di mana sang panglima besar berdiri dengan tangan hormat. Namun patung Jenderal Soedirman di perempatan Terminal Purbalingga tergolong unik dan berbeda.

"Kalau dilihat, tangan kanannya memegang tongkat dan tangan kirinya memegang teropong. Sedangkan kakinya bertumpu pada sebuah batu," ujarnya kepada merdeka.com, Selasa (5/1).

Dia mengatakan, desain itu berdasar kesepakatan bersama. "Desain patung yang dipilih saat itu memang ada beberapa alternatif, tetapi bentuk yang dipilih adalah pilihan bersama dibuat seperti itu," katanya.

Patung Jenderal Soedirman di Kota Purbalingga tidak hanya ada di perempatan terminal tersebut. Menurutnya, selain patung di tempat tersebut, ada satu patung lainnya di Museum Tempat Lahir (MTL) Jenderal Soedirman di Desa Bantarbarang Kecamatan Rembang.

Di studio yang sama milik Azmir, Pemkab Purbalingga juga membuat beberapa patung lain berbahan fiber. Seperti Patung Knalpot di Jalan AW Sumarmo dan juga patung atlet lempar peluru di kompleks Stadion Guntur Daryono.

"Total anggaran untuk pembuatan patung saat itu, totalnya mencapai Rp 270 juta. Dengan rincian untuk biaya pembuatan patung mencapai Rp 200 juta dan sisanya untuk infrastruktur penunjang," jelas Sigit. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP