Patko Samapta Polresta Banjarmasin Kawal Intensif Pencarian Korban Tenggelam di Jembatan Dewi
Tim Patko Samapta Polresta Banjarmasin aktif memantau dan mengamankan lokasi pencarian dua korban tenggelam di Jembatan Dewi, memastikan kelancaran proses Pencarian Korban Tenggelam Banjarmasin.
Tim Patroli Kota (Patko) Satuan Samapta Polresta Banjarmasin, jajaran Polda Kalimantan Selatan, melakukan pemantauan langsung pada Kamis. Mereka mengawasi proses pencarian dua orang yang diduga tenggelam di kawasan Jembatan Dewi, Kota Banjarmasin. Kegiatan ini juga melibatkan pengamanan lokasi serta memastikan proses pencarian oleh tim gabungan SAR berjalan lancar tanpa hambatan dari masyarakat sekitar.
Kompol Dading Kalbu Adie, Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, menyatakan pihaknya mengerahkan personel untuk mendukung proses pencarian. Tujuannya sekaligus menjaga situasi tetap kondusif di sekitar lokasi kejadian. Kehadiran polisi ini sangat penting untuk memastikan pencarian berjalan aman dan tertib, serta mengantisipasi kerumunan warga yang berpotensi mengganggu tim SAR.
Peristiwa ini bermula saat seorang warga yang sedang memancing melihat dan mendengar adanya seseorang yang diduga melompat ke sungai pada Rabu (25/3). Informasi awal menyebutkan kedua korban yang diduga tenggelam berjenis kelamin laki-laki. Kronologi kejadian masih dalam tahap penelusuran oleh petugas di lapangan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas.
Peran Patko Samapta dalam Pengamanan dan Koordinasi
Personel Patko Satuan Samapta Polresta Banjarmasin tidak hanya sebatas mengawasi jalannya operasi pencarian korban tenggelam. Mereka juga aktif membantu pengamanan lokasi kejadian di sekitar Jembatan Dewi, Banjarmasin. Kehadiran polisi sangat vital untuk memastikan tim gabungan SAR dapat bekerja tanpa hambatan dari masyarakat sekitar yang ingin melihat proses pencarian.
Menurut Kompol Dading Kalbu Adie, pengerahan personel bertujuan untuk mengantisipasi kerumunan warga. Kerumunan tersebut berpotensi mengganggu upaya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR dan membahayakan diri mereka sendiri. Pengamanan ini penting demi keselamatan semua pihak yang terlibat di lapangan serta kelancaran proses evakuasi yang sedang berlangsung.
Selain membantu pengamanan, personel Patko juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar jembatan guna mendukung kelancaran operasi. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang gerak yang lebih leluasa bagi tim SAR dalam melakukan penyisiran di sungai. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekat ke titik pencarian demi keselamatan bersama dan kelancaran proses evakuasi.
Kronologi Kejadian dan Upaya Pencarian Intensif
Dua orang diduga tenggelam di kawasan Jembatan Dewi, Kota Banjarmasin, memicu operasi pencarian besar-besaran oleh tim gabungan. Informasi awal mengidentifikasi kedua korban berjenis kelamin laki-laki, meskipun identitas lengkap mereka masih dalam proses verifikasi. Kronologi kejadian masih dalam tahap penelusuran mendalam oleh petugas di lapangan untuk mengungkap detail lebih lanjut.
Peristiwa tragis ini bermula pada Rabu (25/3) ketika seorang warga sedang memancing di sekitar lokasi kejadian. Saksi melihat gerakan samar dan mendengar suara seperti orang tercebur ke sungai. Kejadian tersebut kemudian segera dilaporkan kepada warga lainnya dan diteruskan ke pihak berwenang untuk ditindaklanjuti secara cepat.
Tim gabungan SAR Kota Banjarmasin, dengan dukungan penuh dari Patko Samapta Polresta Banjarmasin, terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Mereka menggunakan peralatan pencarian air yang memadai untuk memaksimalkan upaya penemuan korban di perairan sungai. Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dengan harapan kedua korban dapat segera ditemukan dalam kondisi apapun.
Sumber: AntaraNews