Pasien Positif Corona di Solo Meninggal, Ganjar Minta Warga Proaktif Lapor
Seorang pasien di RSUD dr Moewardi Solo yang meninggal Selasa (10/3) lalu dinyatakan positif Corona. Pemkot Solo khususnya Dinas Kesehatan telah melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang pernah berhubungan dengan pasien.
Seorang pasien di RSUD dr Moewardi Solo yang meninggal Selasa (10/3) lalu dinyatakan positif Corona. Pemkot Solo khususnya Dinas Kesehatan telah melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang pernah berhubungan dengan pasien.
Demikian juga dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Gubernur Ganjar Pranowo minta agar warga lebih pro aktif untuk melapor jika ditemukan kasus tersebut. Pihaknya juga masih melakukan penelusuran kepada orang-orang yang sudah berhubungan dengan orang tersebut.
"Dari kemarin sebenarnya kita sudah dulu melakukan tracking-tracking kepada keluarganya. Warga yang pernah kontak dengan pasien juga kita himbau untuk lebih pro aktif," ujar Ganjar saat ditemui wartawan di Swiss Belinn Hotel Solo, Jumat (13/3).
Ganjar memastikan rumah sakit akan melakukan pemeriksaan secara gratis.
Ia juga meminta warga tidak takut untuk proaktif. Warga yang melapor, dipastikan akan dirahasiakan identitasnya.
"Lapor saja baik-baik, kita akan rahasiakan identitasnya. Laporan tertutup, dan nanti akan saya edarkan hotline-nya, meskipun di pusat sudah ada," jelasnya.
Ganjar juga meminta agar masyarakat tenang. Pihaknya pun terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk penanganan Corona, termasuk dengan juru bicara penanganan Covid-19.
Baca juga:
Bertambah 35, Pasien Positif Corona di RI Total 69 Orang
5 dari 21 Orang yang Kontak dengan Kasus 25 Dinyatakan Negatif Corona
Strategi Kemenhub Cegah Penyebaran Virus Corona Saat Mudik
Disinfektan Bisa Membunuh Virus Corona Dalam Hitungan Menit
Pemprov Jabar Proaktif Tes Corona kepada ODP
Bea Impor Bahan Baku Dibebaskan, Menperin Harap Tak Ada Pemain Gelap
RSHS Kedatangan Lagi Satu Pasien Dalam Pengawasan Virus Corona