Pasien diduga MERS bertambah satu lagi di Padang
Pasien tersebut mengalami demam tinggi sejak berada di Madinah ketika melakukan umrah. Total 2 pasien yang dirawat.
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Sumatera Barat kembali menerima satu orang pasien yang diduga terjangkit virus Midle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV).
"Satu lagi pasien dari Kota Bukittinggi tiba di RSUP M Djamil sekitar pukul 17.30 WIB," kata Kepala Humas RSUP M Djamil Padang Gustavianof di Padang, Kamis (8/5).
Pasien berinisial N (77) diduga terjangkit MERS-CoV karena mengalami gejala demam, batuk-batuk dan susah makan setelah kembali dari ibadah umrah.
Sebelumnya, pasien tersebut bersama 21 orang dalam rombongan umrah melakukan ibadah di Makah dan Madinah.
Menurut anak pasien, Salman (60), orang tuanya sudah terkena deman sejak berada di Madinah di mana N mengalami demam selama dua hari dan beristirahat di hotel sebelum dibawa ke rumah sakit terdekat.
"Setelah itu, keadaan ibu saya membaik dan sempat melakukan tawaf di Baitullah, lalu demam lagi dan dibawa ke rumah sakit terdekat di sana," kata dia.
Namun keadaan N kembali memburuk dan demam selama satu minggu. "Kemarin ibu saya dirawat di RSU Bukittinggi, tapi menurut dokter di sana, diduga ibu saya terjangkit virus corona dan Kamis sore di rujuk ke RSUP M. Djamil Padang," kata Salman.
Hingga saat ini, RSUP M Djamil Padang menangani dua pasien diduga terjangkit virus MERS-CoV.
Sebelumnya, Kamis siang, pasien berinisial Z (86) asal Kota Pariaman diduga terjangkit virus MERS-CoV setelah melakukan kunjungan ke peternakan unta dan pacuan kuda di Qatar dalam sebuah kegiatan umrah.
Baca juga:
Waspada virus MERS, jemaah diimbau tunda perjalanan ke Arab
Cegah virus MERS, IDI sarankan jemaah umrah tak minum susu unta
RSHS Bandung rawat tiga pasien diduga suspect virus MERS
Saudi temukan lagi 18 kasus baru MERS
Calon jamaah umroh di Aceh tidak khawatir akan virus MERS