Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Saudi temukan lagi 18 kasus baru MERS

Saudi temukan lagi 18 kasus baru MERS wabah MERS oleh virus korona telah menewaskan 38 orang di Arab Saudi. abcnews.go.com ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Arab Saudi kemarin menyatakan kembali mengindentifikasi 18 kasus baru Sindrom Pernapasan Timur Tengah (MERS). Total munculnya MERS di Saudi kini menjadi 449 kasus.

Kementerian Kesehatan Saudi dalam situs resminya menyatakan empat orang meninggal akibat serangan MERS kemarin. Total korban meninggal akibat virus mirip flu burung ini menjadi 121 orang, seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (8/5). Separuh dari kasus MERS terjadi karena kontak dengan orang yang terinfeksi. Kasus MERS di Saudi ditemukan dua tahun lalu.

Jumlah korban terkena infeksi MERS di Saudi meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah ditemukan kasus itu di sejumlah rumah sakit di Ibu Kota Riyadh dan Jeddah.

Total korban terinfeksi virus ini meningkat hampir dua kali lipat pada bulan lalu dan pada bulan ini terus meningkat 21 persen.

Sejumlah ilmuwan di seluruh dunia sudah menyelidiki virus ini dan mencari sumber munculnya virus ini dari binatang. Kasus MERS ditemukan pada manusia pertama kali terjadi pada September 2012.

Pada manusia, MERS menyebabkan batuk, demam, dan pneumonia. Kasus MERS sejauh ini ditemukan di Arab Saudi, Qatar, Kuwait, Yordania, Uni Emirat Arab, Malaysia, Oman, Tunisia, Prancis, Jerman, Italia, Indonesia, Amerika Serikat, dan Inggris.

Delapan kasus baru MERS di Saudi ditemukan di Jeddah, lima lagi di Riyadh, satu di Najran. Tiga kasus baru lainnya terjadi di Madinah dan Makkah, tempat umat Islam dunia melaksanakan umrah dan ibadah haji.

(mdk/fas)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP