LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Para Pencari Suaka Demo UNHCR di Medan

"Saya sudah tujuh tahun tinggal di sini. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan dari UNHCR," kata Ishaq Bahar, seorang imigran asal Sudan.

2019-08-22 14:13:10
Pencari suaka
Advertisement

Seratusan pencari suaka berunjuk rasa dekat Lippo Plaza, Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (22/8). Para pengungsi ini menyampaikan kekesalannya kepada pihak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), yang berkantor di sana, karena tidak kunjung memberangkatkan mereka ke negara ketiga.

Para pengunjuk rasa berasal dari berbagai negara, seperti Palestina, Sudan, Irak, Afganistan, Ethiopia, dan Srilanka.

"Saya sudah tujuh tahun tinggal di sini. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan dari UNHCR," kata Ishaq Bahar, seorang imigran asal Sudan.

Advertisement

Dalam aksinya, para pencari suaka ini berbaris tepat di pintu gerbang dengan membentang spanduk. Salah satu di antaranya bertuliskan "Terima Kasih Pemerintah Indonesia, Komunitas Indonesia, Masyarakat Indonesia dan Semua yang Mendukung Kami".

Perwakilan pengungsi bergantian melakukan orasi dalam Bahasa Inggris menggunakan pengeras suara. Mereka mendesak UNHCR untuk segera memproses keberangkatannya ke negara ketiga.

Para pencari suaka mengaku saat ini hidupnya seakan terpenjara. Bukan hanya tak diberangkatkan, mereka juga mendapat banyak batasan dan tidak diizinkan bekerja di Indonesia.

Advertisement

Sejauh ini pengungsi hanya mengandalkan dana bantuan dari PBB yang dikelola lembaga nonpemerintah, International Organization for Migration (IOM) dan UNHCR. Seorang pengungsi mendapat bantuan biaya hidup antara Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta per bulan.

"Bosan hidup seperti ini. Kami hanya makan, tidur," kata Ibrahim Basim, asal Palestina.

Bukan hanya soal kehidupan sehari-hari, pengunjuk rasa juga menyatakan anak-anak mereka tidak bisa mendapat pendidikan formal. Mereka pun kerap kebingungan jika mendapat masalah kesehatan.

Para pengungsi ini berharap segera diberangkatkan ke negara ketiga seperti Australia, Selandia Baru, Amerika dan Kanada. "Kalau terus tinggal di sini kami tak memiliki masa depan. Kami minta segera diberangkatkan. Diproses," kata Aiman Nasir, imigran asal Irak.

Baca juga:
Pemprov DKI Hentikan Bantuan Air Bersih & Kesehatan Pencari Suaka Mulai 21 Agustus
Imigran di Pekanbaru Demo Kantor IOM: Jangan Lupakan Kami
Puluhan Imigran Kembali Demo Kantor UNHCR
Ratusan Pencari Suaka di Tanjungpinang Tuntut Keadilan ke UNHCR
Tertangkap Satpol PP, Dua Pencari Suaka Terindikasi Praktik Prostitusi
Pemprov DKI Hentikan Bantuan untuk Pencari Suaka

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.