Pansel KPK datangi Kejagung, cari rekam jejak para jaksa terbaik
Pansel juga meminta informasi perihal kerjasama antara Kejagung dan KPK selama ini.
Panitia seleksi calon pimpinan KPK mendatangi Kejaksaan Agung untuk mengetahui kerja sama antar dua lembaga dalam mengoptimalkan penegakan hukum di Indonesia. Pansel juga ingin mendapatkan masukan rekam jejak para jaksa.
"Kita mau lihat kerja sama antara KPK dan Kejagung seperti apa. Dari situ, kita buat strategi untuk menegakkan hukum," kata Ketua Pansel KPK Destry Damayanti di lobi Kejagung Jakarta Pusat.
Selain itu, Pansel KPK kata Destry ingin mengetahui rekam jejak calon pimpinan perwakilan dari lembaga kejaksaan. Menurutnya, rekam jejak tersebut diperlukan untuk memaksimalkan kerja KPK dalam memberantas korupsi.
"Hal ini untuk meminimalisir informasi minor tentang calon pimpinan KPK. Tentunya, latar belakang mereka mempengaruhi dalam kinerja dan kredibilitas orang tersebut," jelas Destry.
Destry mengatakan, Kejagung akan mengirimkan beberapa orang untuk mendaftar sebagai capim KPK. Apabila mereka terpilih sebagai komisioner KPK, mesti mundur dari jabatannya di Kejagung. Sedangkan pendaftaran tidak dilakukan melalui institusi tetapi pribadi.
"Tidak ada institusi yang mendaftar, kalau merekomendasikan baru boleh. Mereka harus mendaftar sendiri karena mereka yang akan menjadi pemimpin. Para pendaftar inilah yang akan menjalankan proses seleksi," kata Destry.
Dia pun mengharapkan calon pimpinan yang mendaftar berasal dari para jaksa yang terbaik. Yang memiliki kompetensi dan mengedepankan kredibilitas serta profesional. Bagi Destry, hal itu mempengaruhi citra institusi Kejagung dan kerja KPK ke depannya dalam memberantas korupsi di Indonesia.
Baca juga:
Telusuri rekam jejak calon, Pansel KPK temui Jaksa Agung
Pansel KPK sebut ada TNI yang baru pensiun mau daftar, siapa dia?
Giliran Jaksa Agung yang dimintai masukan oleh pansel capim KPK
DPR tak masalah calon pimpinan KPK dari kalangan TNI-Polri
Busyro dan Robby bakal digabung dengan calon pimpinan KPK lain
Perwira dan pensiunan Polri nyalon pimpinan KPK, ini kata Kapolri