LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Panglima TNI tuntut Paspampres jalani tugas dengan sempurna

Jenderal Gatot meminta Paspampres tak melakukan kesalahan sekecil apapun.

2016-05-25 12:10:18
Panglima TNI Gatot
Advertisement

Panglima TNI Jenderal Gayot Nurmantyo berharap Brigjen TNI (Mar) Bambang Suswantono bisa segera mengintegrasikan diri dengan tugas baru sebagai Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres). Gatot juga berharap, di tangan Bambang, pasukan yang bertanggungjawab atas keamanan presiden ini semakin meningkat kualitasnya.

"Kepada pejabat baru, segera integrasikan diri dengan tugas baru, agar tidak ada transisi dan stagnansi. Sehingga satuan kerja terus ditingkatkan," ungkap Gatot dalam amanatnya sebagai Inspektur upacara serah terima jabatan Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres) Mayjen TNI Andika Perkasa kepada Brigjen TNI (Mar) Bambang Suswantono di Mako Paspampres, Jalan Tanah Abang 2 Nomor 6, Jakarta Pusat, Rabu (25/5).

"Kiranya selalu menyadari, jabatan ini kehormatan, kepercayaan, amanah yang mesti dipertanggungjawabkan kepada TNI dan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Maka, harus bisa dilaksanakan dengan penuh ketangguhan," sambungnya.

Gatot menuturkan, hal yang juga perlu dilakukan Danpaspampres baru yaitu senantiasa meningkatan kualitas disiplin dan naluri intelijen pasukannya. Seluruh tugas yang diemban perlu dilakukan dengan tulus dan benar.

"Harus dilakukan dengan penuh hati, santun dan tidak berlebihan. Karakter itu perlu saya ingatkan dan tekankan karena apa yang dilakukan Paspampres selalu disorot publik. Semua akan diliai publik sebagai representasi TNI sebagai simbol negara," ujar dia.

Pengamanan terhadap Presiden, lanjut Gatot harus dilakukan sesempurna mungkin tanpa ada kesalahan. Hal ini dikarenakan, Presiden merupakan simbol negara. Jika simbol negara tak bisa mendapatkan pengawalan yang sempurna bisa diartikan negara Indonesia tak memiliki TNI yang berdedikasi.

"Kalian prajurit terpilih, memiliki dedikasi tinggi untuk menjaga negara. Di manapun kamu berada dan bertugas, setiap keberadaan harus bisa memancarkan efek keamanan terhadap VVIP. Paspampres dituntut bertugas sempurna tanpa kesalahan sekecil apapun," pungkasnya.

Baca juga:
Jenderal Gatot pimpin upacara serah terima jabatan Danpaspampres
Mayjen Andika jadi Pangdam Tanjungpura
Mayjen Andika akan digeser dari Danpaspampres ke Kodam Tanjungpura
Sibuknya Paspampres saat Wapres terjebak demo sopir taksi
Pasca-teror Sarinah, pengamanan Presiden & Wapres bakal diperketat

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.