LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Panglima TNI Terjunkan Pasukan Khusus Buru Kelompok MIT

Hadi yakin dengan dukungan operasi tersebut kelompok MIT akan segera ditangkap. Sehingga apa yang diharapkan masyarakat tercapai.

2020-11-30 13:06:03
Panglima TNI Marsekal Hadi
Advertisement

Menko Polhukam Mahfud MdD, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, pihak Kapolri, BIN, hingga kejaksaan menggelar rapat untuk membahas hal lanjutan terkait situasi di Kabupaten Sigi. Dari hasil rapat tersebut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan menurunkan pasukannya untuk memburu Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang telah membunuh satu keluarga di Desa Lemba Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Rencananya para pasukan akan berangkat dari Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur menuju Poso, Selasa (1/12) besok.

"TNI akan menindak tegas atas pelaku yang dilaksanakan MIT, besok pagi akan diberangkatkan pasukan khusus dari Halim menuju ke Palu dan ditugaskan ke Poso, untuk memperkuat yang sudah ada sebelumnya di Poso," kata Hadi di Kantor Menko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (30/11).

Advertisement

Hadi yakin dengan dukungan operasi tersebut kelompok MIT akan segera ditangkap. Sehingga apa yang diharapkan masyarakat tercapai.

"Kelompok MIT harus dikejar dan sampai dapat akan kami laksanakan. Kami mohon doa akan operasi ini akan berjalan dengan lancar. Dengan dukungan operasi tersebut kelompok MIT yang melakukan kejahatan atas penduduk tidak berdosa segera tertangkap," ungkap Hadi.

Sebelumnya diketahui satu keluarga di Desa Lemba Tongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dibunuh oleh orang tak dikenal yang belakangan diketahui Anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Peristiwa sadis itu terjadi pada Jumat (27/11) pukul 09.00 WITA. Dari keterangan Sekretaris Desa Lembatongoa, Rifai, korban berjumlah empat orang.

Advertisement

Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Abdul Rakhman Baso, menjelaskan kronologi peristiwa itu. Pada 09.00 WIB Jumat (27/11), salah satu rumah didatangi sekitar delapan OTK, yang masuk lewat belakang mengambil beras kurang 40 kilogram.

"Setelah itu melakukan penganiayaan tanpa ada pernyataan apa pun, menggunakan senjata tajam tanpa perikemanusiaan mengakibatkan empat orang korban," kata Baso di Palu. Demikian dikutip dari Antara, Minggu (29/11).

Baca juga:
Akibat Penyerangan Teroris MIT di Sigi, Danau Tambing Tutup Sementara
Satgas Tinombala Kejar Kelompok MIT Bunuh 1 Keluarga di Sigi Hingga ke Poso & Parigi
Mengecam Ulah Anggota MIT Bunuh Satu Keluarga di Sigi
TNI Minta Masyarakat Tak Bantu Kelompok MIT
Pemerintah Diminta Serius Tangani Masalah Terorisme di Sulteng
LPSK Kirim Tim Beri Perlindungan Saksi dan Korban Pembantaian di Sigi

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.