Panglima TNI Siap Bina Ormas Bandel: Pemuda Kita Harus Disiplin!
Agus menjawab ini saat merespons usulan Komisi I DPR agar TNI terlibat dalam pembinaan ormas.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terbuka untuk melakukan pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas). Hal ini bertujuan agar ormas tertib dan disiplin.
Agus menjawab ini saat merespons usulan Komisi I DPR agar TNI terlibat dalam pembinaan ormas.
"Ya sebenarnya kan yang tadi saya sampaikan, dibina di TNI itu disiplin. Pemuda kita harus disiplin. Biar bisa memanfaatkan waktu secara efektif, efisien, dengan baik," kata Agus di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4).
Agus menyebut, negara yang maju adalah menjalankan wajib militer untuk sipilnya. Dia mencontohkan Singapura hingga Korea Selatan.
"Di negara yang maju itu, semuanya warga negaranya itu wajib militer. Anda berpikirnya seperti itu saja. Singapura, Korea, semua," tandasnya.
Kata Anggota Komisi I
Terpisah, Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono meminta TNI terlibat dalam membina ormas yang ada di Indonesia. Menurutnya, keterlibatan TNI penting untuk meningkatkan kedisiplinan ormas di tengah maraknya isu ormas mengganggu industri di Indonesia.
Hal itu ia sampaikan dalam rapat kerja Komisi I DPR dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di gedung DPR, kompleks parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/4).
"Sekarang agak marak tentang bagaimana ormas ini mengganggu industri di Indonesia, investasi di Indonesia. Nah, memang ini adalah tugasnya, tupoksinya Polri, nah, tapi ormas ini kan ada banyak, ada juga yang menginduk, ada juga yang mungkin sejarahnya historically didirikan oleh ABRI, ya," ujar Dave.
Dave meminta TNI dan Kementerian Pertahanan memberi perhatian terhadap fenomena ormas. Menurutnya, TNI dapat melakukan pembinaan terhadap ormas-ormas tersebut.
"Ini mungkin ada concern-nya juga dari TNI maupun dari Kemhan sendiri untuk melakukan pembinaan lebih intens kepada ormas ini," pungkas Dave.