Panglima TNI: Hercules yang jatuh itu tadinya jadi tanker
"Sehingga kalau dilihat hitungan kilometernya masih muda," kata Moeldoko.
Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan pesawat Hercules C-130 seri A-1310 yang jatuh di Medan sedianya difungsikan pengangkut bahan bakar. Namun, fungsi itu sudah berubah menjadi alat angkut logistik TNI.
"Hercules yang jatuh itu tadinya jadi tanker, sehingga kalau dilihat hitungan kilometernya masih muda," kata Moeldoko di kantornya, Jakarta, Kamis (2/7).
Sebelumnya, Para pilot pesawat Hawk Mk53 TNI AU berlatih cara mengisi BBM di udara. Sistem yang disebut air refuelling ini cukup sulit karena dilakukan dalam kondisi pesawat sedang mengangkasa.
Latihan yang berlangsung selama empat hari ini didukung oleh pesawat Hercules A-1309 dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.
Komandan Skadron Udara 1 Letkol Pnb Radar Suharsono menjelaskan latihan air refueling sangat diperlukan bagi para penerbang pesawat tempur. Latihan berguna bila seorang pilot atau penerbang sedang melaksanakan pertempuran di udara atau akan menyerang ke sasaran musuh yang letaknya cukup jauh dari home base.
"Kondisi itu tentunya memerlukan pengisian bahan bakar maka penerbang tersebut tidak perlu ke home basenya namun dapat mengisi bahan bakar di udara dengan bantuan pesawat Hercules milik Skadron Udara 32," kata Letkol Radar, Senin (15/4) lalu.
Baca juga:
Jenderal Moeldoko sebut penyelidikan Hercules jatuh 2 pekan
Heboh, ibu-ibu asyik selfie dijepret polisi di lokasi Hercules jatuh
Ini dugaan penyebab jatuhnya Hercules C-130 di Medan
Tembak Salvo iringi pemakaman Sertu Aang Subarya korban Hercules
Para prajurit TNI ini seolah sudah punya firasat dijemput maut