Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jenderal Moeldoko sebut penyelidikan Hercules jatuh 2 pekan

Jenderal Moeldoko sebut penyelidikan Hercules jatuh 2 pekan Hercules jatuh di Medan. ©REUTERS/Roni Bintang

Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko menyatakan butuh waktu dua minggu untuk melakukan penyelidikan jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Medan. Hal itu untuk mencegah adanya kesalahan dalam penyelidikan pesawat Hercules tersebut.

"Dua minggu karena harus lebih detil. Pasti nanti akan kami publikasikan. Kasau begitu kejadian menurunkan tim untuk melihat dari segi teknis apa yang salah," kata Moeldoko di kantornya, Jakarta, Kamis (2/7).

Menurut Moeldoko, saat pesawat Hercules itu jatuh di Medan, maka Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna mengirimkan tim investigasi untuk menyelidiki pesawat buatan pabrik Lockheed Martin itu.

"Kemarin kita kirim tim dari Mabes TNI untuk melihat dari sisi nonteknis (prosedur, mekanisme dan operasionalnya) apa yang salah dari sisi itu, protapnya dijalankan atau tidak," ujar dia.

Lanjut dia, pihaknya sedang melakukan evaluasi terhadap seluruh pesawat Hercules yang akan digunakan untuk penerbangan angkut udara militer (PAUM). Sebab, pesawat Hercules digunakan TNI pada tahun 1964 lalu.

"Jadi kekuatan Hercules kita itu yang angkatan 1960 ada 8 unit. Hercules yang sekarang itu tahun 1960 digunakan tahun 1964, yang kedua, angkatan 1978, jumlahnya 12 unit. Yang tahun 1980 sekitar 6 unit," beber dia.

"Jadi alat angkut udara kita usianya cukup tua. Tapi dengan ketekunan anggota kita yang di bawah kita belum ada yang baru, luar biasa anak-anak itu memperbaiki dan memoles Hercules dengan kesabaran dan kemampuan yang dia miliki. Sebenarnya dari hitungan itu masih layak terbang," tambahnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP