LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Panglima TNI geser 2.000 pasukan tempur ke wilayah Natuna

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan menggeser sekitar dua ribuan pasukan dari pulau Jawa ke wilayah Natuna, Kepulauan Riau. Pergeseran dilakukan untuk mengisi tempat-tempat yang tengah dibangun fasilitas militernya.

2018-04-23 20:56:30
Sengketa Natuna
Advertisement

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan menggeser sekitar dua ribuan pasukan dari pulau Jawa ke wilayah Natuna, Kepulauan Riau. Pergeseran dilakukan untuk mengisi tempat-tempat yang tengah dibangun fasilitas militernya.

"Penempatan personel atau pasukan tempur di sini adalah sifatnya alih kodal," kata Panglima TNI usai kunjungan kerja ke pulau Pulau Sekatung dan berbagai fasilitas militer yang tengah dibangun di Kepulauan Natuna, Senin (23/4).

Pasukan yang akan ditempatkan di Natuna di antaranya adalah Marinir hingga tingkat batalyon. Peninjauan beberapa fasilitas di Kepulauan Natuna bertujuan mengintegrasikan tiga angkatan, yakni laut, udara dan darat.

Advertisement

"Di mulai Baterai Armed, Satuan Radar, hingga Marinir," kata Hadi dilansir Antara.

Dalam kunjungannya, Hadi juga memeriksa Baterai Armed di Teluk Buton. Pada Satuan Artileri Medan itu telah berdiri bangunan markas dan beberapa fasilitas dan prasarana yang menyertainya, seperti tempat tinggal.

Dia meminta agar satuan segera menentukan tempat latihan agar ketika nanti ada prajurit yang dikirimkan untuk bertugas di sana telah ada tempat dan jadwal latihan yang efektif.

Advertisement

Hadi juga mengunjungi pembangunan dermaga di Selat Lampa. Dia merasa senang karena dermaga labuh untuk kapal-kapal TNI AL ini telah memiliki fasilitas untuk menyediakan air tawar dan bahan bakar.

"Jadi, untuk pengisian bahan bakar tidak perlu lagi ke Batam," ujarnya.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) ini berharap fasilitas militer yang tengah di bangun tersebut, baik hanggar untuk tiga heli dari tiga matra, pelabuhan di Selat Lampa dan rumah sakit bisa diselesaikan dalam waktu dekat ini.

"Mudah-mudahan pertengahan Mei 2018 sudah bisa diresmikan sehingga secara bertahap pasukan maupun peralatannya bisa disiapkan di wilayah Natuna," katanya.

Baca juga:
Menko Luhut ungkap Indonesia segera punya alat pendeteksi kapal selam nuklir asing
Penting untuk RI, Menteri Susi minta Jokowi resmikan SKPT Natuna
Ini wujud peta baru Indonesia
Pemerintah ganti nama Laut China Selatan jadi Laut Natuna Utara
Lamanya proses delimitasi bikin pencurian ikan marak di Natuna
2 Kali Jokowi gerakkan TNI buat 'gertak' asing terobos Natuna

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.