LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Panglima tegaskan TNI belum bisa masuk ke perairan Filipina

"Jangankan bebaskan sandera, TNI bawa kapal masuk saja itu tidak bisa. Karena aturan negara seperti itu," tegasnya.

2016-06-30 20:17:03
WNI disandera Abu Sayyaf
Advertisement

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan TNI belum diizinkan masuk ke kawasan perairan Filipina untuk membebaskan ABK WNI yang disandera kelompok militan pada 20 Juni 2016. Hal ini bertentangan dengan pernyataan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bahwa TNI sudah diizinkan masuk ke perairan Filipina hanya belum diizinkan beroperasi di daratan.

"Jangankan bebaskan sandera, TNI bawa kapal masuk saja itu tidak bisa. Karena aturan negara seperti itu, kalau dengar katanya, katanya, katanya, kan, enggak mungkin katanya," ungkap Gatot usai buka puasa bersama di Istana Negara, Kamis (30/6).

Menurut Gatot, TNI bisa memasuki kawasan Filipina apabila sudah ada aturan secara tertulis. Namun jika belum ada, TNI tidak bisa memaksakan diri memasuki kawasan tersebut karena berpotensi melanggar undang-undang negara lain.

"Semuanya berdasarkan aturan, ada hitam di atas putihnya. Itu belum ada SOP (standard operating procedure) segala macam belom ada," jelasnya.

Gatot menegaskan, hingga saat ini masih terus memantau keberadaan 7 ABK WNI yang disandera. Dia berharap ada jaminan keamanan dari pemerintah Filipina. Aman yang dimaksud, kata Gatot, masuk dalam dua opsi, pertama pemerintah Filipina menjamin aman, kedua TNI diizinkan masuk mengawal kapal-kapal yang memasuki perairan Filipina.

"Apapun opsi-opsinya harus kita siapkan," tandasnya.

Baca juga:
Perusahaan menelusuri rekam jalur pelayaran tugboat Charles
kelompok penyandera selalu ingatkan 7 WNI untuk salat dan makan
2 kru TB Charles sempat menangis disandera Abu Sayyaf
Penyandera kru TB Charles berlogat melayu Malaysia
WNI kerap disandera, Menhan kumpulkan pengusaha batu bara
Korban selamat penyanderaan kesulitan bertemu keluarga
Istri korban sandera Abu Sayyaf berharap suaminya lebaran di rumah

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.