Pangkormar Tegaskan HUT Marinir ke-80 Dirancang untuk Sentuh Kebutuhan Warga
Pangkormar Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi menyatakan peringatan HUT Marinir ke-80 bukan hanya perayaan militer, tetapi komitmen prajurit untuk hadir membantu masyarakat, termasuk korban bencana di Sumatera.
Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi menegaskan bahwa seluruh kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Marinir dirancang agar prajurit menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Penegasan ini disampaikan di Provinsi Lampung pada Minggu (30/11), menunjukkan komitmen Korps Marinir sebagai bagian integral dari rakyat.
Puncak peringatan HUT ke-80 Korps Marinir TNI Angkatan Laut Tahun 2025 yang akan diselenggarakan di Brigif 4 Marinir/BS Lampung, bukan sekadar perayaan militer. Acara ini akan memperlihatkan komitmen kuat Marinir untuk hadir di tengah masyarakat melalui aksi sosial, pelayanan kesehatan, hingga doa bersama untuk korban bencana di Sumatera.
Berbagai inisiatif seperti pengobatan gratis, makan gizi, dan pembagian sembako menjadi bagian dari perayaan. "Di sini, kami menjemput masyarakat, diobati, ada juga kegiatan makan gizi gratis, mereka pulang membawa sembako. Ini bentuk bahwa Marinir berasal dari masyarakat dan harus selalu dekat dengan rakyat," kata Pangkormar.
Komitmen Sosial Prajurit Marinir untuk Rakyat
Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi menekankan bahwa Korps Marinir memiliki peran ganda yang krusial. Selain menjaga kedaulatan bangsa, prajurit juga wajib hadir membantu masyarakat dalam berbagai situasi darurat dan kebutuhan sehari-hari.
"Korps Marinir bukan hanya penjaga kedaulatan bangsa, namun juga bagian dari rakyat yang wajib hadir membantu warga," ujar Pangkormar di Provinsi Lampung. Pernyataan ini menggarisbawahi filosofi pelayanan yang dipegang teguh oleh setiap prajurit Marinir.
Rangkaian kegiatan HUT Marinir ke-80 secara serentak di seluruh Indonesia mencerminkan semangat ini. Prajurit didorong untuk tulus dalam setiap bantuan yang diberikan kepada warga, membangun kedekatan dan kepercayaan antara Marinir dan masyarakat.
Ragam Kegiatan dan Dampak Ekonomi HUT Marinir
Sejumlah kegiatan sosial dan kemasyarakatan meramaikan peringatan HUT Marinir ke-80. Ini meliputi donor darah, pelayanan kesehatan gratis, pasar murah, serta pembagian paket sembako untuk warga yang membutuhkan.
Selain itu, kegiatan olahraga seperti lomba motor trail turut menyedot perhatian publik secara luas. Lomba ini berhasil menarik lebih dari seribu peserta, menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap acara yang diselenggarakan Marinir.
Kehadiran berbagai acara ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata bagi masyarakat. Kegiatan tersebut juga secara signifikan menggeliatkan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang membuka gerai dengan harga terjangkau, memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Dukungan Penuh untuk Prajurit Terdampak Bencana
Letjen TNI (Mar) Dr. Endi Supardi juga menyoroti kondisi prajurit Marinir yang terdampak bencana alam. Ia mengajak semua pihak mendoakan para korban banjir dan longsor di Sumatera, termasuk prajurit yang rumahnya rusak akibat musibah tersebut.
"Saat ini wilayah Sumatera sedang mengalami luka akibat bencana banjir dan longsor, saya mengajak seluruh peserta mendoakan para korban, termasuk prajurit Marinir yang turut terdampak," katanya. Ia menambahkan bahwa ada prajurit yang rumahnya terbakar dan hanyut terbawa air, namun mereka tidak ragu membantu masyarakat terlebih dahulu.
Pangkormar menegaskan komitmen komando untuk menanggung penuh seluruh kerusakan rumah prajurit. "Biarkan prajurit fokus membantu warga. Urusan rumahnya, insya Allah, akan kami ganti. Yang penting mereka tulus berbakti," tambahnya, memberikan jaminan penuh kepada para prajurit.
Hal ini bertujuan agar prajurit dapat sepenuhnya fokus pada tugas kemanusiaan mereka di lapangan. Mereka diminta untuk tetap tulus membantu masyarakat, meskipun menghadapi musibah pribadi yang menimpa keluarga dan harta benda mereka.
Sumber: AntaraNews