LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

PAN merasa Jokowi belum tentu masukkan kadernya jadi menteri

PAN berharap Jokowi menyelesaikan urusan reshuffle dengan kepala dingin.

2015-10-22 22:36:00
Reshuffle kabinet
Advertisement

Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengaku partainya tidak mau berangan-angan kadernya masuk jajaran menteri Pemerintahan Jokowi-JK. Apalagi pihaknya merasa PAN belum pasti dimasukkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi dalam reshuffle.

"Kami tidak akan ngoyo harus di posisi mana. PAN belum tentu diajak (Jokowi), reshuffle belum tentu ada," kata Yandri di Gedung DPR, Senayan, Kamis (22/10).

Terkait soal reshuffle, kata dia, PAN berharap Jokowi menyelesaikan dengan kepala dingin. Sebab presiden sebagai kepala negara tentu tahu bagaimana bersikap.

"Mari kita bicarakan dengan kepala dingin, itu terserah Presiden mau reshuffle kapan, siapa yang diganti, siapa yang ditambah, siapa yang dikurangi. Ini menurut saya harus fair juga, tidak perlu kita benturan satu sama lain," ujarnya.

Anehnya, Yandri justru menyerahkan kepada Partai NasDem bila kader PAN jadi menteri Kabinet Kerja. "PAN tidak akan menuntut posisi tertentu kalaupun diajak, itu harus dipahami NasDem," jelasnya.

Meski masih malu disebut akan masuk kabinet, namun PAN setuju rencana Jokowi lakukan reshuffle. Pasalnya ini untuk memperbaiki kinerja.

"‎Yang dilakukan Pak Jokowi itu dalam rangka memperbaiki kinerja. Bukan masalah suka atau tidak suka dengan partai tertentu," terangnya.

Baca juga:
PAN: Kalau ada reshuffle, bukan karena PAN ingin masuk
Kasak kusuk seputar bongkar pasang kabinet kerja jilid 2
PAN gabung pemerintah, benarkah Demokrat masuk KMP?
Ketua Umum PAN bantah serahkan nama calon menteri ke Jokowi
Ketua MPR minta Jokowi-JK tiru program 'Semesta Berencana' Soekarno
PAN: Tidak ada pihak yang menyandera APBN 2016

Advertisement
(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.