Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PAN: Kalau ada reshuffle, bukan karena PAN ingin masuk

PAN: Kalau ada reshuffle, bukan karena PAN ingin masuk Kampanye PAN. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Isu reshuffle menteri kembali menguat. Tapi Partai Amanat Nasional tak mau dikaitkan dengan pergantian itu meski beberapa waktu lalu menyatakan mendukung pemerintah.

"Saya yakin kalaupun nanti ada reshuffle itu dalam rangka memperbaiki kinerja pemerintah, bukan karena PAN ingin masuk," kata Ketua DPP PAN, Yandri Susanto, kepada wartawan, Jumat (22/10).

Dia menegaskan, PAN tak pernah merasa berbangga hati bila ada kader salah satu partai yang terganti hingga membuka peluang buat mereka. Sebab, kata dia, reshuffle murni hak prerogatif Jokowi sebagai Presiden.

"Siapa yang kena reshuffle, posisi mana, saya kira kita harus hormat. Enggak ada orang atau pihak manapun termasuk partai politik semacam menekan atau mengintervensi hak prerogatif ini. Jika nanti ada reshuffle, saya dan pihak manapun termasuk Koalisi Indonesia Hebat harus menghormati hak prerogatif Presiden," jelasnya.

Saat ditanya apakah PAN sudah menyiapkan sejumlah nama, dia berdalih. Menurutnya, untuk menempatkan seseorang di jajaran pemerintahan tak mau tersandera keputusan tertentu dan murni internal partai.

"PAN belum pernah menyerahkan nama untuk bergabung dengan pemerintah. Kan hak PAN, tidak ada hubungan dengan partai lain. Sekali lagi PAN punya cara tersendiri, tidak tersandera dengan partai politik yang lain dan itu sikap resmi dari internal PAN," jelasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP