PAN Marah Kadernya Menembok Pintu Rumah Tahfiz Alquran di Makassar
Anggota DPRD Pangkep dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amiruddin menjadi sorotan publik setelah diduga melakukan penembokan pintu akses rumah tahfiz Alquran di Jalan Ance Dg Ngoyo, Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan.
Anggota DPRD Pangkep dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Amiruddin menjadi sorotan publik setelah diduga melakukan penembokan pintu akses rumah tahfiz Alquran di Jalan Ance Dg Ngoyo, Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN marah dan menyayangkan adanya legislatornya yang menutup akses masuk rumah tahfiz.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Pangkep, Abd Rauf mengatakan pihaknya sudah meminta klarifikasi kepada Amiruddin terkait pemberitaan penembokan akses pintu belakang rumah tahfiz tersebut. Rauf mengaku sangat menyayangkan terkait kejadian tersebut.
"Kalau itu betul, kami sangat menyayangkan. Kita sudah klarifikasi ke beliau dan beliau bilang insya Allah besok dia mau ke Makassar untuk klarifikasi," kata Rauf kepada merdeka.com, Jumat (23/7).
Dia mengatakan pemberitaan terkait Amiruddin sudah sampai ke pengurus DPP PAN. Mendapatkan pemberitaan tersebut, kata Rauf, DPP marah.
"Ini lagi ramai, viral di Pangkep termasuk di Makassar. Dari DPP marah, tidak sepantasnya anggota DPRD dari PAN begitu," ucapnya.
Sementara Sekretaris DPW PAN Sulsel, Irfan AB mengaku belum mengetahui permasalahan dilakukan Amiruddin. Ia pun belum bisa memberikan komentar terkait permasalahan legislator Pangkep dari fraksi PAN.
"Belum saya lihat beritanya. Saya belum ikuti. Saya belum bisa komentar," ujarnya singkat.
Berdasarkan informasi diterima merdeka.com, penembokan pintu akses rumah Tahfiz Alquran di Jalan Ance Dg Ngoyo Lr 5, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, terjadi karena perilaku anak tahfiz yang membuat marah salah satu keluarga Amiruddin. Pihak keluarga membantah jika penembokan tersebut karena risih kebisingan yang dibuat anak tahfiz saat mengaji.
Perilaku anak tahfiz yang membuat jengkel keluarga Amiruddin seperti menjemur di pagar rumah miliknya. Selain itu, keluarga Amiruddin juga mempermasalahkan sampah yang dibuang anak tahfiz.
Penembokan tersebut juga sudah disampaikan kepada pengurus Tahfiz Alquran. Meski demikian, keluarga Amiruddin belum mengetahui secara pasti apakah itu tanah miliknya atau fasilitas umum (fasum).
Baca juga:
Anggota DPRD Pangkep Diduga Menembok Pintu Rumah Tahfiz Alquran di Makassar
Wali Kota Danny Akan Ulangi Kerja Sama SDM bersama Singapore Cooperation Enterprise
Dalam Sepekan, 7 Pasien Bergejala Covid-19 di RSUD Daya Makassar Minta Pulang Paksa
Danny Perketat Pemeriksaan Kartu Vaksinasi dan Kesehatan di Perbatasan Gowa – Maros
Evaluasi Makassar Recover, Tim Detektor Catat 4.941 Orang Saturasi di Bawah 90 Persen