LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Pakai uang transfer nyasar Rp 5,1 M dari BNI, S bisa diproses hukum

Sebenarnya, lanjut Agus, pihaknya sudah menawarkan pada BNI untuk melapor. Tapi pihak BNI belum merespons.

2015-11-10 19:15:10
BNI
Advertisement

Polisi sudah memanggil, S, nasabah BNK yang di rekeningnya mendadak ada uang Rp 5,1 miliar. Tak cuma S, polisi juga memanggil Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pihak BNI.

"Kita undang dia, kita undang OJK kalau dan BNI," ujar Dirkrimsus Polda Kalimantan Barat, Kombes Agus Nugroho, kepada merdeka.com, Selasa (10/11).

Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata laporan yang disampaikan S tidak sesuai kenyataannya. Bahkan dalam penjelasan OJK kasus seperti ini si penerima yang tak melaporkan ke bank bisa ditingkatkan ke penyidikan.

"Karena ini pihak yang dirugikan pihak bank" jelasnya.

Sebenarnya, lanjut Agus, pihaknya sudah menawarkan pada BNI untuk melapor. Tapi pihak BNI belum merespons.

"Mungkin BNI juga sudah berpikir uang sudah kembali, dan S juga nasabah mereka," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Agus menjelaskan, untuk S sendiri pihaknya sudah mengirimkan surat balasan atas pelaporan lewat surat yang dia layangkan.

"Kita sudah buatkan surat hasil penyelidikan SP2HP (Surat Pemberitahuan Hasil perkembangan Penyelidikan) membalas surat pengaduan yang dia kirim. Kita balas 2 November," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, masuknya uang Rp 5,1 M ke rekening S karena kelalaian pihak bank.

"Kasus S berangkat dari kelalaian pihak bank yang salah ketik nomor rekening harusnya ....24 terketik nomor rekening....42 yang nilainya Rp 5,1 miliar. Rekening .....242 itu milik S," terangnya sebelumnya.

Setelah menerima uang pada 2 Februari yang tak diketahui asalnya, S bukannya melapor ke bank. Pada tanggal 4 Februari uang itu malah dia pakai.

"Uang Rp 1,7 miliar ditransfer ke seorang temannya. Kemudian dia tarik tunai Rp 500 juta dan selebihnya masih di bank," jelasnya.

Kemudian, lanjutnya, tanggal 5 Februari tepatnya sore hari, pihak BNI baru mengetahui ada kekeliruan.

"BNI kemudian melakukan pemblokiran," tambahnya.

Baca juga:
Meski Rp 5,1 M bukan uangnya, S tak terima rekening diblokir BNI
BNI salah transfer Rp 5,1 M ke nasabah, sudah terpakai Rp 2,2 M

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.