Ormas Islam akan bantu TNI-Polri amankan Natal 2017 dan Tahun Baru 2019
Gatot memastikan hari Raya Natal berjalan dengan lancar dan aman. Dia pun memuji Kebhinekaan di Indonesia yang begitu saling menjaga dan menghormati.
TNI dan Polri siap mengamankan Hari Raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di akhir Desember mendatang. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan pengamanan itu juga melibatkan Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam.
"Pengamanan kita selalu menyiapkan ya. Tetapi kita lihat indahnya di Indonesia ini pas saat natal yang mengamankan bukan hanya TNI sama Polri tapi ormas ormas Islam pun ikut mengamankan," kata Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (04/12).
Gatot memastikan hari Raya Natal berjalan dengan lancar dan aman. Dia pun memuji Kebhinekaan di Indonesia yang begitu saling menjaga dan menghormati. "Jadi itu indahnya di negara kita. Saya yakin tetep aman itu ya," ucapnya.
Sebelumnya, Kapolri Jendral Tito Karnavian mengatakan dirinya telah melakukan teleconference dengan seluruh jajarannya terkait Natal dan Tahun Baru. Sejumlah hal dibahas seperti sembako, aksi teror dan juga kemacetan akibat libur panjang.
Selain itu, untuk mengantisipasi adanya sweeping yang dilakukan oleh sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) seperti tahun lalu, Tito mengaku sudah melakukan pendekatan.
"Sosialisasi, di grassroot banyak enggak paham. Kemudian apapun juga ini adalah hari besar. Hari besar agama lain juga bebas kita laksanakan. Hari besar Natal juga berikan perlindungan pelayanan. Termasuk tahun baru juga. Tahun lalu kita laksanakan dengan baik. Saya kerja sama dengan stakeholder lain, TNI, pemda, pasti bekerja keras. Semua antisipasi potensi gangguan," jelas Tito di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/11).
"Tetapi semua kembali pada masyarakat agar mendukung untuk tertib. Soal pengamanan akan kita libatkan kelompok Islam, NU, Anshor, untuk bantu amankan gereja," tambahnya.
Baca juga:
Ormas asing wajib patuh hukum di Indonesia
Telah disahkan jadi UU, gugatan Perppu Ormas dicabut
Ditjen Polpum Kemendagri minta Ormas jadi pemersatu bangsa
Sengketa lahan, 2 Ormas bentrok di area Perumahan Billabong Bogor
Revisi UU Ormas bisa lebih cepat jika inisiatif DPR