LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Operator ekskavator tewas tertimbun longsor tambang batubara di Samarinda

Peristiwa itu, terjadi Selasa (30/1) pagi kemarin sekitar pukul 09.00 Wita, dan baru diketahui hari ini oleh kepolisian, yang bergegas melakukan penyelidikan.

2018-01-31 21:28:00
Kecelakaan kerja
Advertisement

Kawib Adrianto (34), warga Tanah Merah, Samarinda Utara, Samarinda, Kalimantan Timur, tewas tertimbun tanah longsor bersama ekskavator yang dia kemudikan di area tambang batubara, di Samarinda Utara, saat kerja menggali batubara. Kasus itu sedang diselidiki polisi.

Peristiwa itu, terjadi Selasa (30/1) pagi kemarin sekitar pukul 09.00 Wita, dan baru diketahui hari ini oleh kepolisian, yang bergegas melakukan penyelidikan.

Keterangan diperoleh, korban bersama ekskavatornya, sedang melakukan pekerjaan penggalian batubara di areal tambang. Tiba-tiba, tanah yang dia gali dari alat berat yang dia kemudikan, longsor.

Advertisement

Lokasi korban yang tepat berada di tengah tebing, tidak lagi bisa menghindar. Bersama ekskavator, korban jatuh ke bawah, dan ikut tertimbun tanah longsor. Melihat peristiwa itu, rekan-rekan korban bergegas memberikan pertolongan, dan mengevakuasi korban ke RS H Darjat Jalan Dahlia.

Di rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong, lantaran mengalami gagal pernafasan. Tidak kurang 2 orang dari rekan kerja korban, dimintai keterangan. Atas permintaan keluarga, jenazah Adrianto, dibawa ke kampungnya, di Benteng, kecamatan Patampana, Pinrang, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Vendra Riviyanto membenarkan peristiwa itu. "Ya (benar). Saya sudah terima laporan itu dari Kapolsekta Samarinda Utara (Kompol Ervin Suryatna)," kata Vendra, ditemui wartawan di Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Rabu (31/1) sore.

Advertisement

Menurut Vendra, kepolisian melakukan pendekatan humanisme dalam menyelidiki kasus itu, termasuk kepasa perusahaan yang mempekerjakan korban. "Soal bagaimana penanganan kasus itu, saya belum dapat informasi terbaru. Karena kejadian itu baru (dilaporkan siang) tadi," ujar Vendra.

Vendra juga memastikan, korban Adrianto tertimbun akibat tanah galian yang longsor di area tambang batubara. "Lagi diselidiki. Apakah itu kelalaian atau bukan, kita lihat apa karena petugas helper, atau apa. Kami gelar perkaea dulu, karena ini kan kecelakaan kerja," demikian Vendra.

Baca juga:
Mobil kecelakaan, tiga petugas Damkar tewas saat bertugas
Blak-blakan Menteri Basuki soal penyebab utama banyak kecelakaan kerja pembangunan
Ini arti penting keselamatan kerja demi kredibilitas bangsa
Resmikan komite keselamatan, Menteri Basuki harap tak ada lagi kegagalan konstruksi
Tekan angka kecelakaan kerja, komite keselamatan konstruksi dan gedung dibentuk

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.