Operasi ganti kelamin bisa memicu efek kejiwaan dan penyakit kanker
"Stimulasi hormon estrogen yang terus menerus akan mengakibatkan pertumbuhan sel kanker semakin banyak," jelas Titi.
Operasi ganti kelamin biasanya dilakukan oleh pria atau wanita yang memiliki rasa bertentangan dengan kodratnya. Sehingga dengan dalih untuk meraih kenyamanan diri, mereka menjalani operasi dengan mengubah kelamin mereka menjadi transgender.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Titi menerangkan, memang tidak ada efek samping dari pengubahan kelamin. Namun tentunya ada risiko-risiko yang akan dialami oleh transgender, khususnya dari sisi kejiwaan dan psikologis.
"Dari kesehatan itu sendiri tidak ada efek samping ya. Yang ada itu dari segi kejiwaan, psikologisnya. Orang-orang yang melakukan operasi ganti kelamin itu tidak akan merasa puas saat melakukan hubungan seksual. Berbeda dengan sebelum mereka melakukan operasi," kata Titi ketika dihubungi merdeka.com, Jumat (31/7).
Selain itu, penambahan hormon bagi para transgender, seperti penambahan hormon estrogen pada wanita transgender juga akan memicu risiko penyakit kanker. Titi mengatakan, hormon estrogen merupakan salah satu pemicu munculnya kanker.
"Hormon estrogen itu kan senyawa steroid yang berfungsi sebagai pemicu perkembangan organ seks dan reproduksi pada wanita maupun pria. Stimulasi hormon estrogen yang terus menerus akan mengakibatkan pertumbuhan sel kanker semakin banyak," imbuh Titi.
Titi sendiri belum mengetahui manakah antara hormon estrogen alami atau buatan yang memiliki risiko pemicu kanker yang lebih tinggi. Namun dia meyakini bahwa zat atau hormon yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia secara buatan akan memiliki risikonya tersendiri.
Oleh karena itu, Titi menyarankan kepada pria maupun wanita yang ingin mengubah kelaminnya untuk berpikir matang-matang. Sebab, apapun yang sudah diubah tidak akan mungkin bisa kembali ke bentuk semula.
"Ini harus melalui pemikiran yang panjang. Karena kalau sudah menyesal kan mau bagaimana lagi, tidak bisa diubah. Kalaupun bisa, tentunya tidak akan sama persis seperti semula," pungkasnya.
Baca juga:
Eks Wamenag bilang ganti kelamin haram, tak perlu pakai fatwa
Artis-artis ini putuskan operasi ganti kelamin dan jadi transgender
Cerita Solena Chaniago, jalani operasi kelamin jadi wanita
Ini cara dokter bedah ubah kelamin dari pria jadi wanita
'Kalau tahu sakitnya seperti itu, aku enggak mau operasi kelamin'
Pawai gay berdarah di Yerusalem, dua luka serius
Pemuka Buddha anggap pernikahan sejenis menyimpang dari hukum alam