Oksigen di KRI Nanggala-402 Bertahan Sampai Besok, Pencarian Dimaksimalkan Hari Ini
TNI belum mau berspekulasi jika KRI Nanggala-402 belum ditemukan dan batas oksigen dalam kapal habis.
Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad menyampaikan pencarian Kapal Selam KRI Nanggala-402 dimaksimalkan hari ini. Hal itu dikarenakan oksigen kapal selam KRI Nanggala-402 diperkirakan bertahan hingga Sabtu (24/4) pukul 03.00 Wita besok.
"Harapan kita pokoknya dengan batas waktu sampai besok jam 3. (Pencarian) dimaksimal hari ini," kata Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Bali, Jumat (23/4).
Tim akan menelurusi titik magnet kuat yang terdeteksi oleh KRI Rimau. Pihaknya belum mau berspekulasi jika KRI Nanggala-402 belum ditemukan dan batas oksigen dalam kapal habis.
"Saat ini harapan kita masih di posisi mungkin submiss, istilahnya hilang. Saya belum bisa mengatakan ini karena ini teknis tapi yang jelas kita upayakan dulu," ujarnya.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit memantau pencarian langsung dengan menggunakan Kapal Soeharso hari ini.
Saat ini, ada 21 kapal KRI yang diterjunkan untuk mulai mencari kapal produksi 1977 tersebut. Pencarian akan difokuskan pada perairan Bali Utara. Karena di area tersebut ditemukan tumpahan minyak dan solar.
Diberitakan, kapal Selam KRI Nanggala-402 hilang kontak pada Rabu (21/4). Kapal tersebut salah satu kapal selam yang resmi menjadi bagian dari alat utama sistem pertahanan (alutsista) Indonesia pada 1981.
Baca juga:
Kapuspen TNI Sebut KRI Nanggala 402 Sudah Posisi Diam, Pencarian Fokus Dengan Sonar
Pencarian KRI Nanggala-402 Difokuskan di Titik Magnet Kedalaman 100 Meter
Panglima TNI & Kapolri Akan Pantau Pencarian KRI Nanggala-402 dari KRI Rigel
Kapal Singapura, Malaysia dan Australia Hari Ini Tiba Bantu Cari KRI Nanggala 402
Kabar Terbaru Korban KRI Nanggala 402, Curhatan Istri Juru Diesel Ini Bikin Sedih