LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ogah kecolongan, Gubernur Kalteng ajak warga pantau pembahasan APBD

Ogah kecolongan, Gubernur Kalteng ajak warga pantau pembahasan APBD. Untuk memastikan agar APBD tahun 2017 mendatang disusun dan dieksekusi dengan benar, Sugianto berencana mengajak sejumlah organisasi masyarakat sipil untuk memantau dan mengawasi proses penyusunan APBD yang kini tengah berlangsung.

2016-11-07 18:54:56
APBD
Advertisement

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran tak mau kecolongan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Untuk memastikan agar APBD tahun 2017 mendatang disusun dan dieksekusi dengan benar, dia berencana mengajak sejumlah organisasi masyarakat sipil untuk memantau dan mengawasi proses penyusunan APBD yang kini tengah berlangsung.

Ajakan tersebut disampaikan oleh Sugianto ketika bertandang ke kantor Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) di wilayah Mampang Prapatan Jakarta Selatan, Senin (7/11).

"Saya datang ke sini untuk meminta bantuan dari teman-teman FITRA. Kapasitas mereka menganalisis anggaran sangat kami butuhkan. Membangun daerah itu tidak bisa sendirian, apalagi ini pengalaman pertama saya menyusun anggaran," kata Sugian.

Sugianto yang baru dilantik sebagai Gubernur Kalteng pada 25 Mei 2016 lalu ini menilai penyusunan APBD 2017 sangat krusial bagi masa depan pembangunan Kalteng hingga lima tahun mendatang.

"Ini adalah titik awal dimulainya era transparansi anggaran di jantung Kalimantan. Karenanya sangat penting, saya sebagai gubernur berinisiatif untuk mengajak rekan-rekan aktivis antikorupsi nasional untuk membantu proses penyusunan, pembahasan, pengesahan, bahkan hingga implementasi APBD Kalteng," lanjut Sugian.

Dia menambahkan, setiap kepala daerah punya strategi yang berbeda untuk mengamankan APBD. "Kalau saya, lebih memilih membangun kolaborasi dengan lembaga independen seperti FITRA. Harus banyak yang menonton, agar APBD dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat, tidak ada yang perlu ditutup-tutupi," tambah Sugian.

"Kami sangat mengapresiasi langkah Pak Sugian, apalagi ini pengalaman pertama bagi beliau dalam penyusunan APBD. Proses penyusunan dan pembahasan APBD secara baik akan meningkat kualitas pemanfaatan uang rakyat. Kami yakin political will dari seorang pemimpin akan memberi dampak jangka panjang yang baik juga untuk Kalimantan Tengah," kata Sekjen FITRA Yeni Sucipto.

Sugianto juga berencana menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan untuk mengawasi proses penyusunan APBD di Kalteng.

"Saya bahkan ingin meminta agar KPK berkantor di Kalteng. Karena APBD ini bukan urusan sepele, dan rakyat Kalteng harus bisa merasakan dampak pemanfaatan APBD dengan optimal. Ini akan menentukan lima tahun pemerintahan, sesuai dengan visi-misi kami waktu kampanye atau tidak," tutup Sugian.(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.