LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ogah Ditilang, Pemuda di Cianjur Nekat Bakar Sepeda Motor

Seorang pemuda bernama Muhadi (20) nekat membakar sepeda motornya karena enggan ditilang. Padahal kendaraannya itu dalam kondisi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

2019-09-16 13:54:59
razia kendaraan
Advertisement

Seorang pemuda bernama Muhadi (20) nekat membakar sepeda motornya karena enggan ditilang. Padahal kendaraannya itu dalam kondisi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Peristiwa itu terjadi saat razia dilakukan Polres Cianjur pada akhir pekan lalu. Saat melintas, Muhadi tidak mengenakan helm serta sepeda motornya tidak disertai dengan pelat nomor polisi.

Petugas polisi menanyakan surat kendaraan, Muhadi tidak bisa menunjukkan. Setelah adu argumen, ia kemudian menghampiri sepeda motornya dan menyalakan api ke arah karburator.

Advertisement

"Yang bersangkutan tidak menggunakan helm dan kendaraannya tidak ada pelat nomor, surat kendaraannya juga tidak bisa ia tunjukan. Saat petugas berbincang, ia kemudian membakar motornya," kata Kapolsek Ciranjang AKP Kuslin, saat dihubungi, Senin (16/9).

Aksinya itu sempat membuat panik. Namun tak lama kemudian, warga dan petugas yang ada di sana berhasil memadamkan api. Akibatnya, beberapa bagian motor mengalami kerusakan, di antaranya di bagian jok belakang hingga bagian tengah.

"Saat ini kendaraan telah diamankan di Polsek untuk didalami, karena tidak dapat menunjukkan surat-suratnya," ucapnya.

Advertisement

Evaluasi Operasi

Selama dua pekan pelaksanaan operasi patuh lodaya 2019 di wilayah hukum Polda Jabar, polisi mengeluarkan 129.632 surat tilang. Tahun lalu, total surat tilang yang dikeluarkan dalam operasi tersebut berjumlah 59.580 tilang.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pelaksanaan operasi Patuh Lodaya 2019 ini berlangsung selama dua pekan dari mulai Kamis (29/8) hingga Kamis (12/9).

Dominasi pelanggar masih berusia muda, di kisaran usia 21-25 tahun. Jenis pelanggaran yang mereka lakukan berkaitan dengan kelengkapan kendaraan, seperti tak menggunakan helm. Totalnya ada 46.021 pelanggar.

Sedangkan pengendara roda empat kebanyakan tidak mematuhi prosedur keselamatan, seperti tidak menggunakan sabuk pengaman. Jumlahnya mencapai 8.064 pelanggar.

Dalam operasi ini juga tercatat ada 75 kejadian kecelakaan lalu lintas. Namun jumlah tersebut menurun dibanding tahun 2018 yang mencapai 96 kejadian.

"Dari jumlah kecelakaan itu, 42 orang meninggal dunia. Tapi jumlah korban meninggal turun dari tahun lalu. Tahun 2018 jumlah korban meninggal selama operasi Patuh Lodaya mencapai 64 orang," kata Truno.

Baca juga:
Polisi Usut Sindikat Pemalsuan Pelat Nomor Dinas
Penindakan Pelanggar Sistem Ganjil Genap di Pintu Keluar Tol
Cerita Unik Polisi Saat Menilang, dari Mertua Hingga Istri Jadi 'Korban'
Operasi Patuh Jaya, 3.073 Pengendara Langgar Lalu Lintas di Tangsel
Pelanggar Ganjil Genap Meningkat saat Sore Hari, 963 Pengendara Ditilang
8 Hari Operasi Patuh Jaya 2019, Polisi Tilang 53 Kendaraan Gunakan Rotator

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.