Nyaris ambruk dihantam truk, JPO di Tol JORR dipasang tiang penyangga
Jembatan penyeberangan orang di kilometer 34 Tol JORR mengarah ke Pondok Indah nyaris ambruk, usai dihantam sebuah truk trailer mengangkut bor milik perusahaan pertambangan. Pengelola jalan tol kini sedang menangani secara darurat.
Jembatan penyeberangan orang di kilometer 34 Tol JORR mengarah ke Pondok Indah nyaris ambruk, usai dihantam sebuah truk trailer mengangkut bor milik perusahaan pertambangan. Pengelola jalan tol kini sedang menangani secara darurat.
"Dipasang tiang penyangga untuk memastikan keamanan bagi pengguna jalan tol," kata Kepala Divisi Pemeliharaan pada PT Jalantol Lingkarluar Jakarta (JLJ), Fredty Irawati di Plasa JLJ, Jatiasih, Kota Bekasi, Jumat (29/6).
Ia mengatakan, struktur jembatan mengalami kerusakan di bagian tengah karena terkena cerobong bor yang diangkut truk trailer pada Kamis (28/6) sekitar pukul 14.05 WIB. Truk itu dianggap over dimensi karena batas ketinggian kendaraan maksimum hanya 4,2 meter.
"Ada empat gelagar yang dipasang untuk menahan beban jembatan yang mengalami penurunan kualitas akibat dihantam truk," kata dia.
Ia memastikan bahwa gelagar atau tiang penyangga mampu menahan beban jembatan. Pasalnya, tiang penyangga itu mampu menahan beban hingga 320 ton. Namun, adanya tiang penyangga itu membuat jalur di lokasi tersebut mengalami penyempitan.
"Penanganan masih secara darurat, agar lalu lintas kendaraan tetap berjalan normal," kata dia.
Ia menambahkan, pihaknya masih berkoordinasi dengan PT Jasa Marga Tbk atau induk usaha PT JLJ, dan BUJT untuk melakukan perbaikan secara permanen. Sebab sebelum diperbaiki, dilakukan kajian lebih dulu oleh konsultan.
Baca juga:
Truk tersangkut jembatan penyeberangan di Tol JORR saat bawa genset
4 Untung rugi tarif tol JORR jauh dekat jadi Rp 15.000
Integrasi tarif tol JORR, pemerintah sebut untuk hilangkan kemacetan
Lewat integrasi Tol JORR, Jasa Marga harap tak ada penumpukan kendaraan
Jasa Marga sebut integrasi tarif tol JORR demi efisiensi
Ketua DPR minta tarif baru tol JORR dikaji ulang