Nongkrong di warung sekitar Sleman, Berto dibacok orang tak dikenal
Nongkrong di warung sekitar Sleman, Berto dibacok orang tak dikenal. Pelaku juga sempat menembakkan airsoft gun ke punggung. Setelah melihat korbannya tak berdaya dan bersimbah darah, para pelaku melarikan diri.
Seorang pemuda yang sedang asyik nongkrong di sebuah warung di Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY tiba-tiba diserang belasan orang tak dikenal pada Selasa (7/3) dini hari. Akibat penyerangan ini, Berto Lumius Daga (20), mengalami luka bacok di tubuhnya.
Kanit Reskrim Polsek Depok Barat, Iptu Irwan, menjelaskan saat itu Berto bersama rekannya Septa (16). Selain membacok, pelaku juga sempat menembakkan airsoft gun ke punggung. Setelah melihat korbannya tak berdaya dan bersimbah darah, para pelaku melarikan diri.
"Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit oleh warga di sekitar lokasi kejadian. Korban mengalami luka bacok di kepala bagian belakang dan tengkuk," ujar Irwan, Kamis (9/3).
Irwan menjelaskan, saat ini Polsek Depok Barat terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Petugas saat ini masih memeriksa seorang saksi kunci yaitu rekan korban yang juga berada di warung.
"Saksi yang juga rekan korban kami mintai keterangan. Selain itu kami juga sedang memeriksa rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian," tutur Irwan.
Korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan belum bisa dimintai keterangan. Sejumlah luka yang diderita korban membuatnya harus dirawat inap di rumah sakit.
Baca juga:
Serangan vandalisme kembali hancurkan pemakaman orang Yahudi di AS
Taksi online vs konvensional, kaca mobil Xenia dihajar kunci ban
Polisi belum tetapkan tersangka perusakan pos TNI AU Ujunggenteng
Serangan bom molotov bertubi-tubi bikin FPI terancam
FPI soal bom molotov: Itu pengecut, beraninya sembunyi dan kabur
Begini kondisi rumah anggota FPI di Jakbar usai dilempar bom molotov
3 Markas FPI dilempar molotov, Rizieq bilang 'jangan terprovokasi'